Nama Besar di Segala Bangsa
Maleakhi 1:11
Ibadah yang Hampa
“‘Sebab, dari terbitnya matahari dan sampai terbenamnya, nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa dan di setiap tempat akan dipersembahkan dupa bagi nama-Ku dan juga persembahan yang tahir, sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa,” TUHAN semesta alam berfirman.”Maleakhi 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.”Maleakhi 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Aku dihormati oleh bangsa-bangsa di seluruh dunia. Di mana-mana dibakar dupa untuk menghormati nama-Ku dan dipersembahkan kurban-kurban yang pantas, sebab semua bangsa menghormati Aku!”Maleakhi 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dari ujung timur sampai ke ujung barat Aku dihormati di antara bangsa-bangsa. Di setiap negeri di dunia, ada orang yang membakar dupa dan memberikan persembahan yang layak kepada-Ku, karena semua bangsa menghormati Aku.”Maleakhi 1:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For from the rising of the sun even unto the going down of the same my name shall be great among the Gentiles; and in every place incense shall be offered unto my name, and a pure offering: for my name shall be great among the heathen, saith the LORD of hosts.”Maleakhi 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 1:11?
Tuhan menyatakan bahwa nama-Nya besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat orang akan mempersembahkan dupa dan persembahan yang tahir kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa Allah akan disembah oleh semua bangsa, bukan hanya Israel, dan ibadah yang benar akan melampaui batas-batas geografis dan etnis.
Latar belakang
Kemuliaan Tuhan melampaui batas
Sementara Israel mencemari meja Tuhan, Tuhan menyatakan bahwa nama-Nya justru dihormati di antara bangsa-bangsa lain. Dari timur sampai barat, orang mempersembahkan dupa dan kurban tahir bagi nama-Nya.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Allah, kira-kira 430 SM
Kapan
~430 SM
Periode Persia
Yang berbicara
Tuhan (TUHAN semesta alam)
Allah Israel, berbicara melalui nabi Maleakhi
Kepada
Para imam dan bangsa Israel
Umat yang meragukan kasih Tuhan dan mempersembahkan kurban cacat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גָּדוֹל
gadol · besar
Besar, hebat, penting, atau mulia
קְטֹרֶת
ketoret · dupa
Dupa, campuran rempah untuk pembakaran dalam ibadah
טָהוֹר
tahor · tahir
Murni, bersih, layak secara ritual
Ketiga kata ini menegaskan bahwa kemuliaan Tuhan (gadol) diakui melalui penyembahan yang tulus (dupa) dan layak (tahor), bukan sekadar ritual.
Tahukah kamu
Nubuat tentang penyembahan global
Ayat ini sering dilihat sebagai nubuat bahwa Injil akan diberitakan ke seluruh dunia, dan penyembahan kepada Tuhan akan melampaui batas Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 1:11
Yesaya 66:20-21
Bangsa-bangsa menyembah
“Mereka akan membawa semua saudaramu dari segala bangsa sebagai korban untuk TUHAN.”
Mazmur 113:3
Pujian dari timur ke barat
“Dari terbitnya matahari sampai kepada terbenamnya, nama TUHAN terpuji.”
1 Timotius 2:8
Doa di semua tempat
“Aku ingin supaya di mana-mana orang berdoa dengan menadahkan tangan yang tahir.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 1:11
✕ Sering dikira
Ayat ini membenarkan ibadah di luar Israel secara langsung.
✓ Yang sebenarnya
Ini nubuat tentang penyembahan rohani yang akan datang, bukan pembenaran untuk ibadah kafir.
✕ Sering dikira
Dupa dan persembahan yang disebut adalah kurban harfiah yang dilakukan bangsa lain saat itu.
✓ Yang sebenarnya
Secara harfiah, bangsa-bangsa belum menyembah Tuhan; ini adalah nubuat akan penyembahan sejati di masa depan.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 1:11
Ingatlah bahwa Allah adalah Tuhan semesta alam, dan kita dipanggil untuk menyembah-Nya dengan layak. Jangan membatasi ibadah kita hanya di gereja; biarkan hidup kita menjadi persembahan yang harum bagi Tuhan di mana pun kita berada.
Tuhan, nyatakan kemuliaan-Mu melalui hidupku, dan jadikan aku alat-Mu untuk membawa orang-orang menyembah-Mu. Amin.