Keduanya diampuni — siapa yang lebih mengasihi?
Lukas 7:42
Perempuan yang Menuang Cinta
“Ketika keduanya tidak sanggup membayar, si pelepas uang itu menghapuskan utang mereka berdua. Sekarang, siapakah di antara kedua orang itu yang akan lebih mengasihi si pelepas uang itu?””Lukas 7:42 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"”Lukas 7:42 · TB
Terjemahan Baru
“Kedua-duanya tidak dapat melunasi utang itu, maka utang mereka dihapuskannya. Nah, siapa di antara kedua orang itu akan lebih mengasihi orang yang meminjamkan uang itu?"”Lukas 7:42 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena kedua orang itu tidak sanggup membayar utangnya, maka dengan murah hati pemberi pinjaman itu menghapuskan utang mereka. Nah, siapakah di antara kedua orang itu yang akan lebih mengasihi dia?””Lukas 7:42 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they had nothing to pay, he frankly forgave them both. Tell me therefore, which of them will love him most?”Lukas 7:42 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 7:42?
Ketika keduanya tidak bisa membayar, si pelepas uang menghapuskan utang mereka; Yesus bertanya siapa yang akan lebih mengasihi dia, dan Simon menjawab dengan benar.
Latar belakang
Pertanyaan yang membuat Simon hakim atas dirinya sendiri
Yesus mengajukan pertanyaan yang tidak berbahaya: dari dua orang yang diampuni, siapa yang lebih mengasihi? Simon menjawab dengan mudah — dan tanpa menyadarinya, ia baru saja menjawab pertanyaan tentang perempuan itu dan tentang dirinya sendiri.
Di mana
Rumah Simon orang Farisi, Galilea
Yesus mengakhiri perumpamaan dengan pertanyaan
Kapan
~28 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
rabi dari Nazaret yang mengajukan pertanyaan kepada Simon
Kepada
Simon orang Farisi
tuan rumah yang diminta menjawab pertanyaan perumpamaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐχαρίσατο
echarisato · menghapuskan
Charizomai — memberikan dengan kasih karunia, mengampuni. Dari charis. Pengampunan sebagai hadiah, bukan transaksi.
μὴ ἀποδοῦναι
mē apodounai · tidak sanggup
Tidak punya apa-apa untuk dikembalikan — pengampunan ini bukan karena mereka bayar, tapi karena kreditur memberi.
ἀγαπήσει
agapēsei · mengasihi
Agapaō — kasih yang aktif dan dipilih. Kasih yang lahir dari pengalaman pengampunan.
Charizomai (mengampuni dengan kasih karunia) mengubah segalanya. Kasih bukan yang menghasilkan pengampunan — pengampunan yang dirasakan dengan dalam yang menghasilkan kasih.
Tahukah kamu
Teknik Nathan kepada Daud
Ini persis teknik yang nabi Nathan gunakan terhadap Raja Daud setelah kasus Uria (2 Sam 12). Nathan menceritakan perumpamaan, Daud memberikan penghakiman, lalu Nathan berkata 'engkaulah orangnya!' Yesus menggunakan metode yang sama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 7:42
2 Samuel 12:5-7
metode perumpamaan yang membuat orang menghakimi diri sendiri
“Daud marah dan berkata... Nathan berkata kepada Daud, 'Engkaulah orangnya!'”
Roma 8:1
pengampunan yang bebas dalam Kristus
“Tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.”
Kolose 2:13-14
pengampunan sebagai penghapusan hutang
“Ia telah mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 7:42
✕ Sering dikira
Yesus bertanya supaya Simon bisa menguji pengetahuannya tentang kasih
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan ini adalah perangkap pedagogis yang elegan — Simon akan menjawab dengan cara yang secara tidak sadar menghakimi perilakunya sendiri terhadap Yesus.
✕ Sering dikira
Kasih yang lebih besar selalu berasal dari orang yang lebih berdosa
✓ Yang sebenarnya
Yang lebih penting adalah seberapa dalam seseorang merasakan pengampunan — bukan seberapa besar dosanya secara objektif.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 7:42
Sama seperti orang yang diampuni lebih banyak akan lebih mengasihi, kita yang menyadari pengampunan besar dari Tuhan seharusnya semakin mengasihi-Nya.
Tuhan Yesus, ingatkan aku selalu betapa besar pengampunan-Mu bagiku, agar aku bisa mengasihi-Mu dan sesama dengan tulus. Amin.