Perempuan berdosa membawa minyak wangi
Lukas 7:37
Perempuan yang Menuang Cinta
“Di kota itu, ada seorang perempuan berdosa. Ketika ia mengetahui bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, ia pun membeli sebuah botol pualam yang berisi minyak wangi.”Lukas 7:37 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.”Lukas 7:37 · TB
Terjemahan Baru
“Di kota itu ada pula seorang wanita yang hidup dalam dosa. Waktu ia mendengar bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, ia datang dengan membawa sebuah botol pualam berisi minyak wangi.”Lukas 7:37 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di kota itu ada seorang perempuan pelacur. Ketika dia mendengar bahwa Yesus sedang makan di rumah Simon, datanglah dia ke rumah itu dengan membawa sebuah botol dari batu putih yang berisi minyak wangi.”Lukas 7:37 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, a woman in the city, which was a sinner, when she knew that Jesus sat at meat in the Pharisee’s house, brought an alabaster box of ointment,”Lukas 7:37 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 7:37?
Seorang perempuan berdosa di kota itu datang membawa botol pualam berisi minyak wangi untuk Yesus, menunjukkan kerendahan hati dan pengakuan dosanya, meskipun ia tidak diundang.
Latar belakang
Perempuan yang punya reputasi buruk
Lukas menyebut perempuan ini 'seorang perempuan berdosa di kota itu' — istilah yang dalam konteks abad ke-1 kemungkinan besar merujuk pada pelacur atau wanita yang hidupnya dianggap melanggar norma moral. Yang luar biasa: ia memiliki botol minyak wangi yang mahal, dan ia menggunakannya untuk Yesus.
Di mana
Rumah Simon orang Farisi, Galilea
Seorang perempuan masuk ke ruang makan, membawa botol minyak mahal
Kapan
~28 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Lukas (narator)
dokter dan sejarawan, penulis Injil ini
Kepada
Teofilus dan pembaca umum
orang-orang yang ingin tahu siapa Yesus sebenarnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
γυνὴ ἁμαρτωλός
gynē hamartōlos · perempuan berdosa
Perempuan yang dikenal publik sebagai pendosa — ini bukan tuduhan privat, tapi reputasi yang diketahui seluruh kota.
ἀλάβαστρον
alabastron · botol pualam
Wadah pualam untuk minyak wangi mahal — biasanya bermulut kecil yang harus dipatahkan untuk digunakan.
μύρου
myrou · minyak wangi
Myron — minyak wangi/balsam mahal. Barang mewah impor yang digunakan untuk higiene, pengurapan, dan pemakaman.
Kontras yang Lukas bangun sangat kuat: perempuan dengan reputasi paling buruk di kota membawa barang paling mahal yang ia miliki, dan mengarahkan semuanya kepada Yesus.
Tahukah kamu
Botol pualam yang berharga
Botol pualam (alabastron) berisi minyak wangi adalah benda mewah yang biasanya disimpan sebagai investasi atau warisan. Nilainya bisa setara upah setahun. Perempuan ini tidak menghitung harga — ia menuangkan semua yang ia miliki.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 7:37
Markus 14:3
pengurapan serupa di Betania menjelang salib
“Seorang perempuan datang membawa pualam berisi minyak narwastu murni.”
Amsal 7:17
minyak wangi dalam konteks erotis yang Lukas balikkan
“Aku telah memercikkan tempat tidurku dengan mur, kayu gaharu, dan kayu manis.”
Yohanes 12:3
pengurapan kaki Yesus oleh perempuan
“Maria mengambil minyak narwastu murni dan meminyaki kaki Yesus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 7:37
✕ Sering dikira
Perempuan ini adalah Maria Magdalena
✓ Yang sebenarnya
Lukas tidak menyebut namanya di sini, dan pengenalan Maria Magdalena baru ada di pasal berikutnya (8:2). Menggabungkan keduanya adalah asumsi yang tidak didukung teks.
✕ Sering dikira
Membawa minyak mahal ke perjamuan adalah hal yang biasa di zaman itu
✓ Yang sebenarnya
Ini tindakan yang luar biasa dan tidak biasa — itulah mengapa Simon langsung bereaksi. Minyak semahal ini digunakan untuk acara yang sangat spesial, bukan jamuan biasa.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 7:37
Kita pun bisa datang kepada Yesus dengan segala dosa dan kelemahan kita, tanpa perlu merasa layak, karena Dia menerima kita dengan kasih.
Tuhan, mampukan aku untuk datang kepada-Mu dengan jujur dan rendah hati seperti perempuan ini, membawa segala dosaku dan mencari pengampunan-Mu. Amin.