Meminjamkan hanya kepada yang bisa membalas
Lukas 6:34
Sabat, Belas Kasihan, dan Cara Hidup Baru
“Jika kamu meminjamkan barang kepada orang lain dengan mengharapkan imbalan, apakah pujian yang diberikan kepadamu? Sebab, orang berdosa pun meminjamkan kepada orang berdosa lainnya supaya mereka dapat menerimanya kembali dengan jumlah yang sama.”Lukas 6:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada Lukas 6.35–39 43 orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.”Lukas 6:34 · TB
Terjemahan Baru
“Dan kalau kalian meminjamkan uang hanya kepada orang-orang yang dapat mengembalikannya, apa jasamu? Orang berdosa pun meminjamkan uang kepada orang berdosa, lalu memintanya kembali!”Lukas 6:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan kalau kamu meminjamkan uang hanya kepada orang-orang yang bisa mengembalikannya, jangan harap Allah akan memberkatimu atas perbuatanmu itu. Karena orang-orang berdosa pun memberi pinjaman kepada sesama orang berdosa, yaitu mereka yang akan sanggup mengembalikan pinjaman itu dalam jumlah yang sama.”Lukas 6:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if ye lend to them of whom ye hope to receive, what thank have ye? for sinners also lend to sinners, to receive as much again.”Lukas 6:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 6:34?
Yesus menyinggung soal memberi pinjaman tanpa mengharapkan imbalan. Ia menunjukkan bahwa memberi atau meminjamkan dengan harapan kembali itu biasa; kasih sejati memberi dengan murah hati, tanpa menghitung-hitung.
Latar belakang
Sistem pinjaman yang kalkulatif
Ekonomi kuno sangat bergantung pada jaringan patron-klien dan hutang yang saling mengharap keuntungan. Meminjamkan kepada orang kaya yang bisa meminjamkan kembali adalah strategi sosial normal. Yesus menantang ini: bahkan orang berdosa melakukan itu. Kemurahan sejati meminjamkan kepada yang tidak bisa membalas.
Di mana
Dataran di Galilea
Pengajaran tentang kemurahan yang tidak terikat logika ekonomi
Kapan
~28 M
Khotbah di Dataran, argumen terakhir sebelum kesimpulan
Yang berbicara
Yesus
Contoh ketiga: ekonomi timbal balik vs kemurahan yang melampaui
Kepada
Yang mendengarkan Yesus
Orang-orang yang hidup dalam sistem ekonomi berbasis hutang dan timbal balik
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δανίζετε
meminjamkan · lend
Memberikan pinjaman dengan harapan dikembalikan — kata ekonomi yang sangat spesifik
ἀπολάβωσιν
menerimanya kembali · return
Mendapatkan kembali yang setara — sistem pertukaran yang setara
τὰ ἴσα
jumlah yang sama · in return
Persis jumlah yang sama — bukan lebih, tapi tidak kurang: prinsip pertukaran yang adil
Frasa τὰ ἴσα (jumlah yang sama) mengungkap logika tersembunyi: meminjamkan untuk mendapatkan kembali yang setara adalah transaksi bisnis, bukan kemurahan hati.
Tahukah kamu
Taurat sebenarnya melarang mengambil bunga dari sesama Yahudi
Hukum Musa (Ulangan 23:19-20) melarang mengambil bunga dari sesama Israel. Tapi 'meminjamkan kepada sesama yang bisa membalas' masih dalam batas hukum. Yesus melampaui hukum ini dengan meminta meminjamkan bahkan kepada yang tidak bisa membalas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 6:34
Ulangan 15:7-8
Perintah Taurat yang mendahului ajaran Yesus ini
“Bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin dan berikan pinjaman kepadanya sebanyak yang ia butuhkan”
Mazmur 37:26
Ideal kemurahan hati dalam kitab Mazmur
“Orang benar senantiasa murah hati dan memberi pinjaman, dan keturunannya menjadi berkat”
Lukas 14:12-14
Prinsip yang sama diterapkan dalam konteks jamuan makan
“Bila engkau membuat makan siang atau makan malam, janganlah mengundang sahabatmu atau saudaramu... undanglah orang-orang miskin”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 6:34
✕ Sering dikira
Yesus melarang semua bentuk pinjaman berbunga
✓ Yang sebenarnya
Fokusnya bukan bunga tapi motif: apakah kamu meminjamkan karena mengharap keuntungan balik atau karena kemurahan hati?
✕ Sering dikira
Orang Kristen tidak boleh meminjam atau meminjamkan sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Ajaran ini tentang orientasi hati dalam kemurahan, bukan larangan transaksi keuangan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 6:34
Saat meminjamkan uang atau barang, apakah Anda berharap kembali? Coba berikan dengan tulus, tanpa menuntut, sebagai ekspresi kasih yang bebas.
Tuhan, ajarku bermurah hati seperti Engkau, yang memberi tanpa mengharapkan balasan. Amin.