Para Farisi menggerutu tentang teman meja Yesus
Lukas 5:30
Jala yang Penuh dan Hidup yang Baru
“Akan tetapi, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat mulai menggerutu kepada murid-murid Yesus, “Mengapa kamu makan dan minum bersama para pengumpul pajak dan orang-orang berdosa?””Lukas 5:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: "Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama Lukas 5.31–36 36 dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"”Lukas 5:30 · TB
Terjemahan Baru
“Beberapa orang Farisi dan guru-guru agama merasa tidak senang, lalu berkata kepada pengikut-pengikut Yesus, "Mengapa kamu semua makan minum dengan penagih pajak dan orang-orang tidak baik?"”Lukas 5:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Melihat itu, orang-orang Farisi dan para ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid-Nya, “Kenapa kalian makan dan minum bersama para penagih pajak dan orang-orang berdosa yang lain?””Lukas 5:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But their scribes and Pharisees murmured against his disciples, saying, Why do ye eat and drink with publicans and sinners?”Lukas 5:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 5:30?
Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menggerutu karena Yesus makan dan minum bersama para pengumpul pajak dan orang berdosa. Mereka menganggap Yesus seharusnya bergaul dengan orang-orang saleh, bukan dengan orang-orang yang mereka anggap najis.
Latar belakang
Persoalan meja makan adalah persoalan identitas
Dalam budaya Yahudi abad pertama, makan bersama seseorang bukan sekadar berbagi makanan — itu tanda bahwa Anda mengakui dan menerima orang itu. Makan bersama pemungut pajak dan orang berdosa berarti mengasosiasikan diri dengan komunitas itu. Para Farisi bukan hanya mempertanyakan pilihan sosial Yesus — mereka mempertanyakan integritas moral dan kesalehan-Nya.
Di mana
Rumah Lewi atau di luar pintunya
Saat atau setelah pesta — para Farisi mendekat tapi kemungkinan tidak duduk di dalam bersama para pemungut pajak
Kapan
~28 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Orang Farisi dan ahli-ahli Taurat
Para pemimpin agama yang terus mengamati dan mempertanyakan Yesus
Kepada
Murid-murid Yesus
Para murid yang baru — mereka tidak menjawab langsung, Yesus yang merespons
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐγόγγυζον
menggerutu · grumbled/murmured
Kata yang sama dipakai untuk orang Israel yang menggerutu di padang gurun kepada Musa (LXX). Bukan komentar biasa tapi pola pemberontakan yang sudah dikenal Alkitab
ἁμαρτωλῶν
orang-orang berdosa · sinners
Label kategoris untuk orang-orang yang tidak mematuhi hukum Yahudi secara ketat — pemungut pajak, pekerja tertentu, orang yang tidak bisa menjaga kemurnian ritual
ἐσθίετε καὶ πίνετε
makan dan minum · eat and drink
Frasa kombo yang dalam budaya Yahudi bermakna lebih dari sekedar asupan makanan — ini persekutuan, penerimaan, persetujuan sosial
'Menggerutu' (pola pemberontakan Keluaran), terhadap 'orang berdosa' (label sosial-agama), atas 'makan dan minum' (tanda persekutuan). Tiga kata yang menunjukkan ini bukan soal sopan santun meja makan tapi konflik teologis tentang siapa yang layak diterima.
Tahukah kamu
Mereka mengeluh kepada murid, bukan kepada Yesus
Para Farisi tidak berani konfrontasi langsung dengan Yesus — mereka memilih jalur samping dengan bertanya kepada murid-murid-Nya. Ini taktik yang sering: kalau tidak berani menghadapi pemimpin, dekati pengikutnya. Yesus pun mendengar dan merespons langsung.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 5:30
Bilangan 14:2
Kata menggerutu (γογγύζω) yang sama — Lukas mungkin sengaja mengejukan resonansi ini
“Semua orang Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun...”
Lukas 15:2
Pola yang sama berulang dalam pasal 15
“Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasa datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut...”
Kisah Para Rasul 11:3
Pertanyaan yang sama muncul kembali tentang meja makan yang inklusif
“...mereka berkata, 'Mengapa engkau masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama mereka?'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 5:30
✕ Sering dikira
Para Farisi keberatan karena mereka tidak suka pesta
✓ Yang sebenarnya
Keberatan mereka bukan soal pestanya tapi soal siapa yang duduk semeja — makan bersama pemungut pajak adalah pernyataan penerimaan yang mereka anggap kompromi moral
✕ Sering dikira
Mereka mengeluh langsung ke Yesus
✓ Yang sebenarnya
Lukas mencatat mereka mengeluh kepada 'murid-murid Yesus' — taktik konfrontasi tidak langsung yang Yesus sendiri kemudian abaikan dengan merespons langsung
Renungan
Renungan Singkat Lukas 5:30
Sering kali kita merasa lebih suci daripada orang lain dan menjauhi mereka yang kita anggap berdosa. Tetapi Yesus justru datang untuk orang-orang yang membutuhkan pertolongan rohani. Kita perlu belajar untuk mengasihi dan melayani mereka yang terpinggirkan, bukan menghakimi.
Ya Bapa, jauhkan aku dari sikap menghakimi dan berikan aku hati yang penuh kasih seperti Yesus, untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan. Amin.