Gerutuan Terhadap Musa
Bilangan 14:2
Dosa Ketidakpercayaan Israel
“Orang Israel menggerutu terhadap Musa dan Harun, dan seluruh umat berkata kepada mereka, “Alangkah baiknya kalau kami mati di Mesir atau di padang gurun ini saja.”Bilangan 14:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!”Bilangan 14:2 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka mengomel kepada Musa dan Harun dan berkata, "Lebih baik kita mati di Mesir atau di padang gurun ini! Biar kita mati saja!”Bilangan 14:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka semua menggerutu kepada Musa dan Harun. Kata mereka, “Lebih baik kami mati di Mesir, atau bahkan di padang belantara ini!”Bilangan 14:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And all the children of Israel murmured against Moses and against Aaron: and the whole congregation said unto them, Would God that we had died in the land of Egypt! or would God we had died in this wilderness!”Bilangan 14:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 14:2?
Umat Israel menggerutu terhadap Musa dan Harun, bahkan merindukan kematian di Mesir atau di padang gurun. Mereka menyesali perjalanan yang membawa mereka keluar dari perbudakan, memperlihatkan ketidakpuasan dan ketidakpercayaan yang mendalam.
Latar belakang
Menyesali Kebebasan
Umat Israel menggerutu kepada Musa dan Harun, merindukan kematian di Mesir atau di padang gurun. Mereka menganggap bahwa Tuhan membawa mereka keluar hanya untuk dibunuh, sehingga mereka lebih baik kembali ke Mesir.
Di mana
Padang Paran
Perkumpulan umat di depan kemah, tengah malam
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di Padang Gurun
Yang berbicara
Orang Israel
Umat pilihan yang baru keluar dari Mesir
Kepada
Musa dan Harun
Pemimpin Israel yang ditunjuk Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לון
lun · menggerutu
bersungut-sungut, mengeluh, memprotes
לו
lu · Alangkah baiknya
andai saja, seandainya
מות
mut · mati
mati, mengalami kematian
Kata 'lu' (andai) menunjukkan penyesalan yang keliru: mereka merindukan masa lalu yang pahit daripada masa depan yang dijanjikan. Sungut-sungut mereka adalah dosa ketidakpercayaan.
Tahukah kamu
Ungkapan 'mati di Mesir'
Ironisnya, mereka lebih memilih perbudakan yang 'aman' daripada kebebasan yang penuh tantangan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 14:2
Keluaran 16:3
kerinduan mati
“Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir oleh tangan TUHAN!”
Bilangan 11:1
sungut-sungut menyakiti
“Ketika bangsa itu bersungut-sungut, hal itu menyakitkan telinga TUHAN.”
Ulangan 1:27
gerutuan yang sama
“Kamu bersungut-sungut dalam kemahmu serta berkata: Karena TUHAN membenci kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 14:2
✕ Sering dikira
Menganggap mereka hanya lelah dengan perjalanan.
✓ Yang sebenarnya
Mereka menolak rencana Allah dan meragukan kasih-Nya.
✕ Sering dikira
Mengira kematian di Mesir adalah pilihan yang masuk akal.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah ekspresi putus asa yang tidak percaya pada pemeliharaan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 14:2
Mengeluh bisa menjadi kebiasaan yang merusak. Sebelum mengeluh, hitung berkat yang sudah kita terima dan ingat bahwa Tuhan selalu menyertai proses-Nya.
Ya Tuhan, ubahlah keluh kesahku menjadi ucapan syukur, dan teguhkan hatiku untuk percaya pada rencana-Mu. Amin.