Tahun rahmat Tuhan sudah datang
Lukas 4:19
Pencobaan, Penolakan, dan Kuasa
“dan untuk mengabarkan bahwa tahun rahmat Tuhan sudah datang.””Lukas 4:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." Lukas 4.20–25 27”Lukas 4:19 · TB
Terjemahan Baru
“dan memberitakan datangnya saat Tuhan menyelamatkan umat-Nya."”Lukas 4:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN juga mengutus Aku untuk mengumumkan:‘Sekaranglah waktu yang dijanjikan Allah untuk menunjukkan kebaikan hati-Nya kepada kita!’””Lukas 4:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“To preach the acceptable year of the Lord.”Lukas 4:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 4:19?
Ayat ini mengutip Yesaya 61:1-2, yang diucapkan Yesus. Ini menunjukkan misi-Nya: memberitakan kabar baik kepada orang miskin, pembebasan bagi tawanan, pemulihan penglihatan bagi orang buta, dan kebebasan bagi orang tertindas. Ini adalah proklamasi tahun rahmat Tuhan, yaitu zaman keselamatan yang dimulai melalui Yesus.
Latar belakang
Mengumumkan Yobel setiap hari
Tahun Yobel dalam Imamat 25 terjadi setiap 50 tahun: utang dihapus, budak dibebaskan, tanah dikembalikan. Yesus mengumumkan bahwa Ia membawa 'tahun rahmat Tuhan' — tapi versinya tidak terikat kalender. Ia membawa Yobel permanen.
Di mana
Sinagoge Nazaret
Gedung ibadah kecil di desa Nazaret, Galilea
Kapan
~27 M
Deklarasi tahun Yobel rohani
Yang berbicara
Yesus (membaca Yesaya 61:2)
Anak Allah yang mengumumkan tahun Yobel rohani
Kepada
Jemaah sinagoge Nazaret
Tetangga kampung halaman Yesus yang mendengarkan dengan penuh perhatian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐνιαυτὸν
eniauton · year
Tahun — dalam konteks ini merujuk pada Tahun Yobel yang membebaskan dan memulihkan semua
δεκτὸν
dekton · favor
Yang diterima/disukai — 'rahmat' dalam bahasa Indonesia; waktu ketika Allah menerima dan mendukung dengan penuh
κηρύξαι
kēruxai · proclaim
Mengumumkan seperti heraut/utusan kerajaan — bukan sekadar berbicara, tapi menyatakan kebijakan baru secara resmi
Yesus datang sebagai heraut kerajaan yang mengumumkan kebijakan baru — bukan pembalasan tapi rahmat — dan Ia berhenti membaca tepat di sana dengan sengaja.
Tahukah kamu
Yesus menghentikan bacaan di tengah kalimat
Yesaya 61:2 aslinya berlanjut dengan 'dan hari pembalasan Allah kita'. Yesus berhenti tepat sebelum kata 'pembalasan' — karena kedatangan pertama-Nya adalah untuk rahmat, bukan penghakiman. Penghakiman akan datang di kedatangan-Nya yang kedua.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 4:19
Imamat 25:10
Tahun Yobel yang menjadi latar belakang 'tahun rahmat Tuhan'
“Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan kamu harus memaklumkan kebebasan di negeri ini bagi segenap penduduknya.”
2 Korintus 6:2
Paulus mengutip konteks yang sama — kabar tentang rahmat yang sudah hadir sekarang
“Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.”
Yohanes 3:17
Yesus datang bukan dengan pembalasan tapi dengan keselamatan — konsisten dengan ayat ini
“Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 4:19
✕ Sering dikira
Yesus membacakan seluruh Yesaya 61:2 termasuk bagian pembalasan
✓ Yang sebenarnya
Lukas mencatat Yesus berhenti sebelum 'hari pembalasan Allah' — ini disengaja untuk menekankan misi kedatangan pertama-Nya
✕ Sering dikira
'Tahun rahmat' berarti ada batas waktu tertentu untuk menerima kasih karunia
✓ Yang sebenarnya
'Tahun rahmat' adalah bahasa Yobel yang berarti era baru pembebasan, bukan batas waktu yang sempit
Renungan
Renungan Singkat Lukas 4:19
Yesus datang untuk membawa kabar baik dan pembebasan. Kita dipanggil untuk menjadi bagian dari misi ini dengan membawa harapan dan kelepasan bagi orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan.
Tuhan, mampukan aku untuk menjadi pembawa kabar baik dan pembebasan bagi sesamaku, seperti yang Yesus lakukan. Amin.