Hujat dan bisul yang tak kunjung sembuh
Wahyu 16:11
Tujuh Cawan Murka Allah
PerikopTujuh Cawan yang Berisi Murka Allah · Wahyu 16:1-21 →“dan menghujat Allah yang di surga karena rasa sakit dan bisul-bisul mereka; tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka.”Wahyu 16:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan mereka menghujat Allah yang di sorga karena kesakitan dan karena bisul mereka, tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka.”Wahyu 16:11 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu mereka mengutuki Allah di surga karena mereka kesakitan dan karena bisul-bisul mereka. Tetapi mereka tidak juga bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.”Wahyu 16:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka semua semakin menghina Allah di surga karena bisul, luka bakar, dan rasa tersiksa itu. Namun mereka tetap tidak mau bertobat dari segala kejahatan.”Wahyu 16:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And blasphemed the God of heaven because of their pains and their sores, and repented not of their deeds.”Wahyu 16:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 16:11?
Orang-orang yang terkena tulah ini tetap menghujat Allah karena sakit dan bisul mereka, dan mereka tidak bertobat dari perbuatan mereka. Ini menunjukkan kedegilan hati manusia yang lebih memilih menyalahkan Tuhan daripada mengakui dosa dan berbalik kepada-Nya.
Latar belakang
Pemberontakan yang membandel
Meskipun menderita hebat—rasa sakit dan bisul-bisul—mereka tetap menghujat Allah di surga. Tidak ada tanda pertobatan dari perbuatan-perbuatan mereka; penderitaan justru mempertegas perlawanan.
Di mana
Pulau Patmos
Dalam penglihatan, kerajaan binatang
Kapan
~95 M
Akhir zaman, penghakiman terakhir
Yang berbicara
Yohanes
Rasul tua, diasingkan di Patmos, ~90 M
Kepada
Pembaca kitab Wahyu
Jemaat Kristen awal di Asia Kecil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
βλασφημέω
blasphēmeō · menghujat
mengucapkan hinaan terhadap Allah
πόνος
ponos · rasa sakit
penderitaan, sakit yang berat
ἕλκος
helkos · bisul
luka bernanah, bisul
Ketiganya menegaskan: penderitaan tidak selalu membawa perubahan hati—asalnya dari dalam, bukan luar.
Tahukah kamu
Bisul yang sama
Bisul di ayat 2 adalah tulah yang sama seperti yang menimpa orang Mesir di Keluaran, menunjukkan kesinambungan penghakiman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 16:11
Wahyu 16:9
kemiripan respons
“mereka tidak mau bertobat dan memuliakan Allah”
Kel 9:9
bisul sebagai tulah
“bisul-bisul pada manusia dan binatang”
Wahyu 2:21
penolakan bertobat
“Aku memberi dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 16:11
✕ Sering dikira
Mengira bahwa orang yang menderita pasti akhirnya berbalik kepada Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Kenyataannya, manusia bisa tetap memberontak bahkan di tengah penderitaan.
✕ Sering dikira
Menganggap bisul ini hanya penyakit biasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tulah supranatural, bagian dari penghakiman yang terus berlanjut.
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 16:11
Penderitaan sering kali menjadi ujian karakter. Kita bisa memilih untuk menjadi pahit dan menyalahkan Tuhan, atau justru mencari wajah-Nya dan bertobat. Marilah kita merespon penderitaan dengan iman, bukan dengan kepahitan.
Bapa, dalam setiap kesulitan, tolong aku untuk tidak menghujat-Mu, tetapi datang kepada-Mu dengan hati yang rendah dan mau bertobat dari setiap dosa. Amin.