Perumpamaan tentang pohon basah dan pohon kering
Lukas 23:31
Hari Penyaliban
“Sebab, apabila mereka melakukan hal-hal ini ketika pohon masih hidup, apa yang akan terjadi ketika pohon itu kering?””Lukas 23:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?" Lukas 23.32–38 170”Lukas 23:31 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab kalau terhadap kayu yang masih hidup, orang sudah berbuat seperti ini, apa pula yang akan dilakukan mereka terhadap kayu yang sudah kering!"”Lukas 23:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebab kalau sekarang orang-orang memperlakukan Aku seperti ini, coba bayangkan sehebat apa kejahatan yang akan dilakukan manusia ketika sudah tiba masanya!””Lukas 23:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For if they do these things in a green tree, what shall be done in the dry?”Lukas 23:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 23:31?
Ayat ini menggambarkan Yesus memperingatkan perempuan-perempuan yang menangisi-Nya. Dia menggunakan perumpamaan tentang pohon yang hidup dan kering, yang berarti jika hal-hal yang mengerikan terjadi saat Dia (yang tidak bersalah) masih hidup, maka akan lebih buruk lagi bagi mereka yang tidak percaya dan tidak bertobat.
Latar belakang
Argumen dari yang lebih kecil ke yang lebih besar
Perumpamaan terakhir ini menggunakan logika 'kalau ini saja begini, apalagi itu'. Pohon hijau tidak mudah terbakar — jika bahkan pohon hijau bisa dibakar (mengacu pada hukuman yang menimpa Yesus yang tidak bersalah), apa yang akan terjadi pada pohon kering (Yerusalem yang berdosa)?
Di mana
Jalan menuju Golgota, Yerusalem
Peringatan terakhir Yesus sebelum sampai di tempat eksekusi
Kapan
~30 M
Hari penyaliban Yesus
Yang berbicara
Yesus
mengakhiri peringatan kepada perempuan Yerusalem dengan perumpamaan
Kepada
Perempuan-perempuan Yerusalem
yang menangisi Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ξύλῳ ὑγρῷ
xylō hygrō · green wood
Pohon yang masih basah, kayu yang masih hidup — sulit terbakar, melambangkan yang tidak bersalah.
ξηρῷ
xērō · dry
Kering, mati — mudah terbakar, melambangkan yang layak dihukum.
γένηται
genētai · do
Terjadi, akan terjadi — bentuk pertanyaan retoris yang jawabannya sudah jelas: sesuatu yang jauh lebih dahsyat.
Argumen Yesus: jika bahkan 'kayu basah' (Yesus yang tidak bersalah) mengalami hukuman ini, betapa dahsyatnya yang akan dialami 'kayu kering' (Yerusalem yang menolak-Nya) pada hari yang akan datang.
Tahukah kamu
Ini adalah perkataan terakhir Yesus sebelum penyaliban
Setelah ayat ini, Lukas langsung melompat ke penyaliban. Perkataan terakhir Yesus sebelum salib bukan tentang diri-Nya sendiri, tapi peringatan profetis tentang masa depan kota yang mengeksekusi-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 23:31
Yehezkiel 20:47
gambaran PL tentang api menghanguskan pohon hijau dan kering
“Katakanlah kepada hutan di selatan: Aku akan menyalakan api padamu dan api itu akan memakan semua pohon hijau dan semua pohon kering.”
Amsal 11:31
prinsip yang sama dari yang lebih kecil ke lebih besar
“Jika orang benar saja menerima ganjarannya di bumi, terlebih lagi orang fasik dan orang berdosa.”
1 Petrus 4:17
prinsip serupa dalam surat Petrus
“Karena inilah saatnya penghakiman dimulai dari rumah Allah sendiri. Jika penghakiman itu dimulai dari kita, bagaimanakah kesudahannya bagi mereka yang tidak taat?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 23:31
✕ Sering dikira
Yesus sedang berbicara tentang diri-Nya sebagai pohon kering
✓ Yang sebenarnya
Yesus adalah pohon hijau dalam perumpamaan ini — yang tidak seharusnya terbakar tapi mengalaminya. Pohon kering adalah Yerusalem yang berdosa.
✕ Sering dikira
Ini perumpamaan tentang alam, bukan tentang penghakiman
✓ Yang sebenarnya
Konteks langsung menunjukkan ini adalah nubuat tentang nasib Yerusalem — argumen logis dari penderitaan Yesus yang tidak bersalah ke hukuman yang akan datang bagi yang bersalah.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 23:31
Jangan hanya berfokus pada kesedihan sesaat atau keadaan yang sulit. Lebih penting untuk merespons dengan pertobatan dan iman yang sungguh, karena konsekuensi tanpa Kristus jauh lebih berat.
Tuhan, mampukan aku untuk hidup dengan serius dan bertobat, supaya aku tidak mengalami kesulitan yang lebih besar daripada yang Yesus alami. Amin.