Manusia meminta gunung menimpa mereka
Lukas 23:30
Hari Penyaliban
“Pada saat itu, mereka akan berkata kepada gunung-gunung, ‘Runtuhlah ke atas kami!’ dan kepada bukit-bukit, ‘Timbunlah kami!’”Lukas 23:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka orang akan mulai berkata kepada gunung-gunung: Runtuhlah menimpa kami! dan kepada bukit-bukit: Timbunilah kami!”Lukas 23:30 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itulah orang akan berkata kepada gunung-gunung, 'Timpalah kami!' Dan kepada bukit-bukit, 'Timbunilah kami!'”Lukas 23:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena kesusahan yang akan terjadi saat itu sangat mengerikan sehingga penduduk daerah ini akan berteriak, ‘Hai gunung-gunung dan bukit-bukit, runtuhlah menimpa kami!’”Lukas 23:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then shall they begin to say to the mountains, Fall on us; and to the hills, Cover us.”Lukas 23:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 23:30?
Ini adalah gambaran penderitaan yang begitu hebat sehingga orang lebih memilih mati tertimbun gunung daripada hidup. Ini menunjukkan betapa mengerikannya penghakiman Allah atas dosa dan penolakan terhadap keselamatan.
Latar belakang
Ketika kematian cepat lebih baik dari hidup
Yesus mengutip Hosea 10:8 — 'katakan kepada gunung, runtuhilah kami'. Ini gambaran kehancuran yang begitu dahsyat sampai orang-orang berharap mati segera daripada harus mengalami apa yang akan datang. Bukan puisi indah — ini peringatan tentang kengerian nyata.
Di mana
Jalan menuju Golgota, Yerusalem
Yesus berbicara tentang hari kehancuran yang akan datang
Kapan
~30 M
Hari penyaliban Yesus
Yang berbicara
Yesus
mengutip nubuat kehancuran akhir zaman
Kepada
Perempuan-perempuan Yerusalem
yang menangisi Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὄρεσιν
oresin · mountains
Gunung-gunung — simbol keteguhan dan keabadian, tapi di sini diminta untuk runtuh sebagai pelarian dari penderitaan.
πέσετε ἐφ᾽ ἡμᾶς
pesete eph' hēmas · fall on us
Runtuhlah di atas kami — permintaan kematian cepat sebagai pelarian dari sesuatu yang lebih mengerikan.
καλύψατε ἡμᾶς
kalysate hēmas · cover us
Timbuslah kami, tutupi kami — kata yang menggambarkan keinginan untuk tersembunyi dan hilang.
Dua kata kerja imperatif yang mengerikan: 'runtuhilah' dan 'timbuslah' — dua tindakan yang biasanya berarti kematian. Ketika orang meminta ini terjadi pada mereka, berarti alternatifnya jauh lebih buruk.
Tahukah kamu
Wahyu mengutip ayat yang sama
Wahyu 6:16 menggunakan kutipan dari Hosea 10:8 yang sama dalam konteks hari penghakiman terakhir. Yesus di sini menaruh nubuat lokal tentang Yerusalem dalam konteks eskatologi yang lebih besar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 23:30
Hosea 10:8
kutipan langsung dari nubuat Hosea
“Maka mereka akan berkata kepada gunung-gunung: 'Timbunilah kami!' dan kepada bukit-bukit: 'Jatuhlah menimpa kami!'”
Wahyu 6:16
Wahyu menggunakan nubuat yang sama untuk penghakiman akhir
“Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang: 'Jatuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami dari hadapan Dia yang duduk di atas takhta.'”
Lukas 21:20
nubuat kehancuran Yerusalem yang paralel
“Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah bahwa keruntuhannya sudah dekat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 23:30
✕ Sering dikira
Yesus mendorong orang untuk bunuh diri saat menghadapi kesulitan
✓ Yang sebenarnya
Yesus mengutip nubuat dari Hosea untuk menggambarkan betapa dahsyatnya hari kehancuran yang akan datang — ini deskripsi keputusasaan manusia di hari hukuman, bukan anjuran.
✕ Sering dikira
Nubuat ini sudah terpenuhi sepenuhnya pada 70 M
✓ Yang sebenarnya
Wahyu menggunakan ayat yang sama dalam konteks penghakiman akhir — nubuat ini memiliki lapisan makna yang melampaui 70 M.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 23:30
Hidup tanpa Tuhan bisa menjadi sangat gelap dan penuh keputusasaan. Syukuri kasih karunia yang menyelamatkan kita, dan biarkan kasih itu memampukan kita untuk berbagi pengharapan kepada orang lain.
Tuhan, penuhi hatiku dengan sukacita dan harapan-Mu, agar aku tidak putus asa dan dapat menjadi terang bagi sesama. Amin.