Perempuan Yerusalem menangisi Yesus
Lukas 23:27
Hari Penyaliban
“Banyak orang yang mengikuti Yesus, dan di antara mereka ada perempuan-perempuan yang menangisi dan meratapi Dia.”Lukas 23:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sejumlah besar orang mengikuti Dia; di antaranya banyak perempuan yang menangisi dan meratapi Dia.”Lukas 23:27 · TB
Terjemahan Baru
“Banyak orang turut berjalan di belakang Yesus--di antaranya ada juga beberapa wanita. Wanita-wanita itu menangisi dan meratapi Yesus.”Lukas 23:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Banyak sekali orang mengikuti Yesus, termasuk para perempuan yang menangisi dan meratapi penderitaan-Nya.”Lukas 23:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there followed him a great company of people, and of women, which also bewailed and lamented him.”Lukas 23:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 23:27?
Banyak orang mengikuti Yesus, termasuk perempuan-perempuan yang menangisi dan meratapi Dia. Ini menunjukkan bahwa Yesus tidak sendirian; ada yang peduli dan berduka atas penderitaan-Nya, meski mereka mungkin tidak bisa berbuat banyak.
Latar belakang
Di antara pengejek ada yang menangis
Di tengah keramaian yang sebagian besar memusuhi Yesus, ada orang-orang yang menangis dan meratap. Lukas satu-satunya penulis Injil yang mencatat perempuan-perempuan yang menangis di jalan menuju Golgota — ini khas perhatian Lukas terhadap peran perempuan dalam kisah Yesus.
Di mana
Jalan menuju Golgota, Yerusalem
Di tepi jalan saat rombongan eksekusi lewat
Kapan
~30 M
Hari penyaliban Yesus
Yang berbicara
Lukas
dokter yang memperhatikan respons emosional perempuan
Kepada
Teofilus
pembaca yang diajak melihat respons yang beragam terhadap Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πολὺ πλῆθος
poly plēthos · great number
Banyak orang — ini bukan hanya beberapa orang, tapi kerumunan yang signifikan.
ἠκολούθει
ēkolouthei · followed
Mengikuti — kata yang sama digunakan untuk murid-murid mengikuti Yesus, tapi di sini konteksnya berbeda: mengikuti ke tempat kematian.
ἐκόπτοντο
ekoptonto · wailed
Memukul-mukul dada sebagai tanda duka, meratap — tanda kesedihan yang dalam dalam budaya Yahudi.
Lukas memilih kata yang kuat untuk ratapan: ekoptonto — memukul-mukul dada sebagai duka. Ini bukan tangisan pelan, ini duka yang dalam dan ekspresif.
Tahukah kamu
Tangisan di jalan eksekusi bukanlah hal biasa
Dalam budaya Yahudi abad pertama, meratap di depan umum adalah ekspresi duka yang sah dan sosial. Tapi menangisi seseorang yang dihukum mati karena dianggap penghujat — itu butuh keberanian. Perempuan-perempuan ini mengambil risiko sosial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 23:27
Lukas 8:2-3
perempuan yang setia mengikuti Yesus
“Beberapa perempuan yang telah sembuh dari roh-roh jahat dan berbagai penyakit mengikuti Dia... dan mendukung mereka dari kekayaan mereka sendiri.”
Yohanes 11:33
Yesus merespons tangisan dengan belas kasihan
“Ketika Yesus melihat dia menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dengannya, Ia sangat terharu dalam roh.”
Zakaria 12:10
nubuat tentang ratapan atas Mesias
“Mereka akan memandang kepada-Ku yang telah mereka tikam, mereka akan meratap karena Dia seperti seseorang meratapi anak tunggalnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 23:27
✕ Sering dikira
Tidak ada yang bersimpati kepada Yesus saat perjalanan ke Golgota
✓ Yang sebenarnya
Lukas secara eksplisit mencatat banyak orang mengikuti dan menangis — ada simpati di tengah massa yang memusuhi.
✕ Sering dikira
Perempuan-perempuan ini adalah murid Yesus yang sudah lama mengikuti-Nya
✓ Yang sebenarnya
Lukas menyebutnya sebagai 'perempuan-perempuan Yerusalem' — mereka mungkin bukan murid resmi, tapi warga Yerusalem yang tergugah hatinya.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 23:27
Ketika seseorang menderita, kehadiran kita dan air mata kita bisa menjadi penghiburan yang nyata. Jangan meremehkan kuasa empati dan doa bagi mereka yang sedang berduka.
Tuhan, ajar aku untuk peka terhadap penderitaan orang lain dan memberi kehadiran yang menghibur, seperti perempuan-perempuan yang mengikuti-Mu. Amin.