Tujuh kali dalam sehari — dan tetap diampuni
Lukas 17:4
Pengampunan, Iman, dan Kedatangan Anak Manusia
“Bahkan, jika ia berdosa terhadap kamu sebanyak tujuh kali dalam satu hari, dan kembali kepadamu tujuh kali sambil berkata, ‘Aku menyesal,’ ampunilah dia.””Lukas 17:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia." Lukas 17.5–10 124”Lukas 17:4 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau ia berdosa kepadamu tujuh kali sehari dan setiap kali datang kepadamu dan berkata, 'Saya minta maaf,' ampunilah dia."”Lukas 17:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bahkan kalau dia melakukan kesalahan kepadamu tujuh kali dalam sehari, dan tujuh kali juga dia berkata kepadamu, ‘Aku menyesal. Maafkan aku,’ hendaklah kamu memaafkan dia.””Lukas 17:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if he trespass against thee seven times in a day, and seven times in a day turn again to thee, saying, I repent; thou shalt forgive him.”Lukas 17:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 17:4?
Yesus menekankan bahwa pengampunan harus diberikan tanpa batas, bahkan jika seseorang berbuat dosa kepada kita tujuh kali dalam sehari dan meminta maaf setiap kali, kita harus mengampuninya. Ini mengajarkan kerelaan hati yang luar biasa dalam mengampuni.
Latar belakang
Standar pengampunan yang lebih tinggi dari nalar manusia
Tujuh kali dalam satu hari — bukan tujuh kali seumur hidup. Ini standar yang mustahil tanpa sesuatu yang lebih besar dari kemauan sendiri. Tidak heran kalau ayat berikutnya para murid langsung minta imannya ditambah. Yesus tidak sedang membuat aturan matematis, tapi memperlihatkan bahwa pengampunan itu tidak ada batasnya.
Di mana
Perjalanan menuju Yerusalem, wilayah Galilea–Samaria
Di jalan, melanjutkan pengajaran tentang pengampunan
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Galilea, dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Para murid
Kelompok inti pengikut Yesus yang mendengarkan ajaran-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἑπτάκις
heptakis · seven times
tujuh kali — dalam bahasa Ibrani dan Yunani, angka kesempurnaan yang berarti 'lengkap/total'
μετανοήσῃ
metanoēsē · repents
berbalik sungguh-sungguh — bukan sekadar kata maaf
ἀφήσεις
aphēseis · forgive
kamu harus melepaskan — bentuk perintah yang kuat
Heptakis (tujuh kali) bukan angka matematika — ini idiom 'sampai selesai, sampai tuntas.' Yesus memerintahkan aphēseis (kamu harus lepaskan) setiap kali ada metanoia yang nyata.
Tahukah kamu
Angka tujuh dalam tradisi Yahudi
Di latar Yahudi, tujuh adalah angka kesempurnaan. Dalam Matius 18:22 Yesus bilang '70 kali 7' — artinya tidak terbatas. Di sini tujuh kali sehari juga bukan angka literal tapi idiom untuk 'berkali-kali tanpa batas.'
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 17:4
Matius 18:21–22
Paralel tentang pengampunan tanpa batas
“Petrus bertanya berapa kali ia harus mengampuni — Yesus menjawab 70 kali 7 kali.”
Efesus 4:32
Pengampunan kita mengikuti model pengampunan Allah
“Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”
Kolose 3:13
Pengampunan berulang dalam komunitas Kristen
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 17:4
✕ Sering dikira
Ini berarti setelah tujuh kali, kita boleh berhenti mengampuni
✓ Yang sebenarnya
Tujuh kali sehari adalah cara Yesus mengatakan tidak ada batas — angka tujuh dalam konteks Yahudi berarti 'sempurna/lengkap/total'
✕ Sering dikira
Kita harus mengampuni meskipun tidak ada tanda pertobatan sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Yesus menyebut syaratnya: 'jika ia menyesal' — pengampunan di sini merespons pertobatan yang nyata, bukan mengabaikan pola dosa yang terus berlanjut
Renungan
Renungan Singkat Lukas 17:4
Jangan menghitung berapa kali kita mengampuni. Setiap kali seseorang meminta maaf, berikan pengampunan dengan sepenuh hati, karena Tuhan juga mengampuni kita tanpa batas.
Bapa, ubahkan hatiku untuk mengampuni tanpa syarat, seperti Engkau telah mengampuni segala dosaku. Amin.