Guru, kasihanilah kami!
Lukas 17:13
Pengampunan, Iman, dan Kedatangan Anak Manusia
“dan mereka berseru dengan suara nyaring, “Yesus, Guru, kasihanilah kami!””Lukas 17:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!"”Lukas 17:13 · TB
Terjemahan Baru
“dan berteriak, "Yesus! Tuan! Kasihanilah kami!"”Lukas 17:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka berseru kepada-Nya, “Tuhan Yesus, kasihanilah kami.””Lukas 17:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they lifted up their voices, and said, Jesus, Master, have mercy on us.”Lukas 17:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 17:13?
Sepuluh orang kusta berdiri jauh dari Yesus, seperti yang dituntut hukum Taurat bagi mereka yang terkena penyakit kulit. Mereka berseru meminta belas kasihan, menunjukkan iman bahwa Yesus bisa menolong mereka meskipun mereka dijauhkan dari-Nya.
Latar belakang
Seruan keras dari pinggiran masyarakat
Mereka berteriak dengan suara nyaring karena harus dari jauh. Mereka menyebut Yesus 'Guru' (Epistata) — gelar hormat tapi bukan mesianik. Seruan 'kasihanilah kami' (eleison) adalah doa klasik Yahudi yang mengakui kebutuhan total dan berharap pada belas kasih.
Di mana
Sebuah desa di perbatasan Samaria-Galilea
Di pintu masuk desa, mereka berteriak dari jarak jauh
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Sepuluh orang kusta
Penderita kusta yang dikucilkan, campuran Yahudi dan Samaria
Kepada
Yesus
Guru dari Galilea yang dikenal bisa menyembuhkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Ἐπιστάτα
Epistata · Master
Guru, Pimpinan — gelar hormat yang menunjukkan otoritas, bukan sekadar pengajar
ἐλέησον
eleēson · have mercy
kasihanilah — akar kata 'eleison', berasal dari 'eleos' (belas kasih aktif yang menolong)
ἦραν
ēran · lifted up
mengangkat, berseru — tidak hanya berkata tapi dengan seluruh tenaga
Eleēson (kasihanilah) adalah kata yang sama dalam 'Kyrie eleison' — doa gereja paling kuno. Seruan ini bukan permintaan sopan tapi teriakan dari kebutuhan yang mendesak: 'Kami tidak punya apa-apa, tapi kami tahu Engkau punya.'
Tahukah kamu
Mereka berteriak bersama-sama — bukan satu per satu
Sepuluh orang berteriak dengan satu suara: 'kasihanilah kami!' Ini menunjukkan keputusasaan kolektif yang sudah mencapai titik di mana rasa malu tidak relevan lagi. Orang yang sudah tidak punya apa-apa untuk hilang tidak takut terlihat membutuhkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 17:13
Mazmur 123:2–3
Pola doa eleison — tertuju kepada yang punya kuasa untuk menolong
“Seperti mata para hamba tertuju kepada tangan tuannya, demikianlah mata kami tertuju kepada TUHAN, Allah kami, sampai Ia mengasihani kami.”
Lukas 18:38
Seruan eleison yang sama dari orang buta di Yerikho
“Dan ia berseru: Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”
Markus 10:47
Pola yang sama: berteriak keras memohon belas kasih Yesus
“Bartimeus berseru-seru: Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 17:13
✕ Sering dikira
Mereka menyebut Yesus 'Guru' karena mereka menganggap-Nya Mesias
✓ Yang sebenarnya
Epistata adalah gelar hormat biasa untuk seseorang yang dihormati — bukan pengakuan iman mesianik; yang penting bukan gelar yang mereka pakai tapi iman yang mereka tunjukkan
✕ Sering dikira
Mereka berteriak karena tidak sopan atau tidak tahu aturan
✓ Yang sebenarnya
Mereka harus berteriak dari jauh karena hukum kusta melarang mereka mendekati orang sehat
Renungan
Renungan Singkat Lukas 17:13
Kita boleh datang kepada Yesus dalam keadaan apa pun, bahkan ketika kita merasa terpinggirkan atau najis. Iman kita tidak bergantung pada jarak fisik, tetapi pada keyakinan bahwa Dia mendengar dan peduli pada seruan kita.
Tuhan Yesus, ajari kami untuk berseru kepada-Mu dalam segala keadaan, percaya bahwa Engkau mendengar dan mengasihi kami. Amin.