Ayah berlari menyambut anak yang masih jauh
Lukas 15:20
Tiga Perumpamaan tentang yang Hilang
“Maka, berdirilah ia dan pergi kepada ayahnya. Akan tetapi, ketika anak itu masih sangat jauh, ayahnya melihat dia dan dengan penuh belas kasihan, ayahnya itu berlari lalu memeluk dan menciumnya.”Lukas 15:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu Lukas 15.21–27 116 berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.”Lukas 15:20 · TB
Terjemahan Baru
“Maka berangkatlah ia pulang kepada ayahnya. Masih jauh dari rumah, ia sudah dilihat oleh ayahnya. Dengan sangat terharu ayahnya lari menemuinya, lalu memeluk dan menciumnya.”Lukas 15:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Lalu dia pun bangkit dan kembali kepada ayahnya. Tetapi ketika anak bungsu itu masih jauh dari rumah, ayahnya sudah melihat dia datang dan merasa kasihan kepadanya. Saat itu juga dia langsung berlari menemui anaknya itu, lalu memeluk dan menciumnya.”Lukas 15:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he arose, and came to his father. But when he was yet a great way off, his father saw him, and had compassion, and ran, and fell on his neck, and kissed him.”Lukas 15:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 15:20?
Ayah melihat anaknya dari jauh, berlari, memeluk, dan menciumnya, menunjukkan kasih yang tak bersyarat dan pengampunan yang penuh belas kasihan.
Latar belakang
Adegan paling mengejutkan dalam perumpamaan ini
Orang tua laki-laki di budaya Timur Tengah kuno tidak berlari — itu dianggap tidak bermartabat. Jika seorang laki-laki berlari, kakinya harus terlihat keluar dari jubahnya, yang adalah hal yang memalukan. Tapi ayah dalam perumpamaan ini tidak peduli martabat — ia berlari, memeluk, dan mencium. Ini gambaran Allah yang menanggalkan martabat demi menyambut manusia.
Di mana
Jalan menuju rumah (dalam perumpamaan)
Jalan desa — ayah melihat dari jauh dan berlari menyongsong
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, sedang dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Farisi, ahli Taurat, dan para pendosa
kerumunan campuran yang sama-sama mendengar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔδραμεν
edramen · ran
Berlari — aorist aktif. Satu gerakan cepat dan tegas yang mendobrak konvensi sosial.
ἐσπλαγχνίσθη
esplanchnisthē · compassion
Tergerak oleh belas kasihan mendalam — dari splanchna (isi perut), emosi yang terasa di pusat tubuh, bukan di kepala.
ἔτι αὐτοῦ μακρὰν ἀπέχοντος
eti autou makran apechontos · still a great way off
Masih sangat jauh — ayah tidak menunggu anak tiba; ia berlari sebelum anak sampai. Inisiatif ada di pihak ayah.
'Splanchnisthē' adalah belas kasihan yang fisik dan visceral — bukan simpati dari kejauhan. Ayah melihat, tergerak di dalam perutnya, dan berlari. Allah tidak mengamati penderitaan dari jarak aman.
Tahukah kamu
Mengapa harus berlari?
Ada tradisi rabbini yang menyebut 'qetsatsah' — sebuah ritual di mana komunitas desa akan mengadili dan mengusir anak Yahudi yang sudah membuang hartanya di antara orang non-Yahudi. Dengan berlari menyambut duluan, ayah melindungi anaknya dari ritual pengusiran komunitas itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 15:20
Hosea 11:8
Allah yang tergerak oleh belas kasihan mendalam
“Hatiku berbalik dalam daku, belas kasihanku bangkit serentak.”
Yesaya 65:24
Allah bergerak duluan sebelum manusia selesai berpaling
“Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawab; mereka masih berbicara, Aku sudah mendengar.”
Lukas 7:13
Yesus yang tergerak oleh splanchnisthē
“Melihat perempuan itu, tergeraklah hati Tuhan oleh belas kasihan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 15:20
✕ Sering dikira
Ayah berlari karena ia sudah setiap hari menunggu di pintu berharap anaknya pulang
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak mengatakan ayah menunggu setiap hari — yang ada adalah: ketika ia melihat dari kejauhan, ia tergerak dan berlari. Spontanitas kasih ini justru intinya.
✕ Sering dikira
Sambutan ayah ini wajar saja untuk orang tua yang merindukan anak
✓ Yang sebenarnya
Laki-laki yang berlari di depan umum di budaya Timur Tengah kuno adalah tanda kehilangan martabat — ini bukan respons 'wajar', tapi respons yang secara sosial mengejutkan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 15:20
Tuhan tidak menunggu kita sempurna untuk menerima kita; Dia berlari menyambut kita dengan kasih saat kita berbalik kepada-Nya. Jangan ragu untuk kembali, karena Dia sudah menantikan.
Bapa, terima kasih karena Engkau selalu menantikan aku dan menyambutku dengan kasih-Mu yang tak terbatas. Amin.