Kesadaran pertama di ladang babi yang bau

Lukas 15:17-24

Anak Bungsu Pulang kepada Ayahnya

Latar belakang

Titik balik: membandingkan dua kondisi

Kata 'sadar' dalam bahasa Yunani adalah 'eis heauton de elthōn' — secara harfiah 'kembali kepada dirinya sendiri'. Ia berhenti sejenak dan mulai berpikir jernih. Perbandingan yang ia buat tajam: pekerja ayahku kelebihan makanan, aku hampir mati kelaparan. Kesadaran ini bukan pertobatan — tapi awalnya.

Di mana

Ladang babi di negeri non-Yahudi (dalam perumpamaan)

Anak bungsu sendirian, lapar, di antara babi — tiba-tiba ingat rumah

Kapan

~29 M

Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tidak ada yang memberi makan kepadanya
Ia memutuskan untuk pulang
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Guru dari Nazaret, sedang dalam perjalanan ke Yerusalem

F

Kepada

Farisi, ahli Taurat, dan para pendosa

kerumunan campuran yang sama-sama mendengar

Arti tiap ayat

Penjelasan Lukas 15:17-24 Ayat per Ayat

Lukas 15:17

Di titik terendah, anak itu 'menyadari' keadaannya. Kata 'sadar' di sini berarti mulai berpikir jernih. Dia mengingat bahwa pekerja-pekerja ayahnya saja punya banyak makanan, sementara dia kelaparan. Ini titik balik:…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Lukas 15:18

Anak bungsu itu memutuskan untuk bangkit dan kembali kepada ayahnya, mengakui dosanya terhadap surga (Allah) dan terhadap ayahnya. Dia bahkan rela menjadi pekerja upahan, tidak menuntut status anak lagi. Ini…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Lukas 15:19

Anak bungsu menyadari kondisinya dan merencanakan untuk kembali kepada ayahnya, mengakui dosanya dan siap menjadi pekerja, menunjukkan kerendahan hati dan pertobatan sejati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Lukas 15:20

Ayah melihat anaknya dari jauh, berlari, memeluk, dan menciumnya, menunjukkan kasih yang tak bersyarat dan pengampunan yang penuh belas kasihan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Lukas 15:21

Anak itu mengakui dosanya kepada ayahnya, tetapi tidak sempat menyelesaikan kalimatnya karena ayahnya sudah memotong dengan tindakan kasih.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Lukas 15:22

Ayah memerintahkan pelayan untuk memakaikan jubah terbaik, cincin, dan sandal kepada anaknya, simbol penerimaan kembali sebagai anak dengan kehormatan penuh.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Lukas 15:23

Ayah menyuruh menyembelih anak sapi gemuk untuk pesta, merayakan kembalinya anak yang hilang, menunjukkan sukacita besar atas pertobatan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Lukas 15:24

Ayah menjelaskan bahwa anaknya yang dianggap mati sekarang hidup, yang hilang telah ditemukan, sehingga pesta adalah hal yang tepat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Lukas 15 selengkapnya