Kata-kata tobat yang sudah disiapkan dalam hati
Lukas 15:18
Tiga Perumpamaan tentang yang Hilang
“Aku akan bangun dan kembali kepada ayahku. Aku akan berkata kepadanya: Ayah, aku sudah berdosa terhadap surga dan di hadapanmu.”Lukas 15:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,”Lukas 15:18 · TB
Terjemahan Baru
“Aku akan berangkat dan pergi kepada ayahku, dan berkata kepadanya: Ayah, aku sudah berdosa terhadap Allah dan terhadap Ayah.”Lukas 15:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku akan berangkat pulang kepada ayahku, lalu berkata kepadanya, “Bapak, maafkanlah aku! Aku sudah bersalah kepada Bapak dan berdosa kepada Allah.”Lukas 15:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I will arise and go to my father, and will say unto him, Father, I have sinned against heaven, and before thee,”Lukas 15:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 15:18?
Anak bungsu itu memutuskan untuk bangkit dan kembali kepada ayahnya, mengakui dosanya terhadap surga (Allah) dan terhadap ayahnya. Dia bahkan rela menjadi pekerja upahan, tidak menuntut status anak lagi. Ini menunjukkan kerendahan hati dan niat untuk bertobat.
Latar belakang
Pidato yang disiapkan
Menarik: anak bungsu sudah menyusun kata-katanya sebelum pulang. Ayat 18-19 adalah 'naskah' yang ia persiapkan. Tapi ketika ia benar-benar berhadapan dengan ayah (ayat 21), ia hanya sempat mengucapkan dua kalimat pertama — ayah memotongnya sebelum ia sempat menawarkan diri jadi pekerja.
Di mana
Ladang babi (monolog dalam hati — dalam perumpamaan)
Anak bungsu sendirian menyusun kata-kata yang akan diucapkan
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, sedang dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Farisi, ahli Taurat, dan para pendosa
kerumunan campuran yang sama-sama mendengar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀναστὰς
anastas · I will arise
Bangkit — kata yang sama dipakai untuk kebangkitan dari kematian. Kebangkitan dari kondisi 'mati' dalam perumpamaan ini dimulai dengan satu keputusan untuk berdiri.
ἥμαρτον
hēmarton · sinned
Aku telah berdosa — aorist: tindakan yang sudah terjadi dan selesai, bukan 'aku sedang berdosa'.
οὐρανόν
ouranon · heaven
Surga — cara Yahudi untuk merujuk Allah tanpa menyebut nama-Nya langsung, karena menganggap nama Allah terlalu kudus.
'Aku akan bangkit' (anastas) adalah kata tindakan yang kuat — keputusan yang aktif dan tegas. Anak bungsu tidak menunggu kondisi membaik; ia memutuskan untuk bergerak dari titik terburuknya.
Tahukah kamu
Berdosa terhadap surga dulu, baru terhadap manusia
Urutan pengakuan ini signifikan: 'terhadap surga' (= Allah) disebut sebelum 'di hadapanmu' (= ayah). Ini menunjukkan kesadaran bahwa dosa terhadap manusia selalu juga dosa terhadap Allah — bukan terpisah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 15:18
Mazmur 51:4
pengakuan dosa yang menunjuk ke Allah lebih dulu
“Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa”
Keluaran 10:16
formulasi pengakuan dosa yang sama
“Firaun memanggil Musa dan Harun, katanya, 'Aku telah berdosa terhadap Tuhan, Allahmu, dan terhadapmu'”
Hosea 6:1
keputusan aktif untuk kembali ke Allah
“Mari, kita akan berbalik kepada Tuhan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 15:18
✕ Sering dikira
Anak bungsu ini memang sudah tulus bertobat saat ia menyiapkan kata-kata ini
✓ Yang sebenarnya
Kita belum bisa tahu ketulusannya di titik ini — pidato yang disiapkan mungkin masih bermotif bertahan hidup. Yang penting adalah tindakannya: ia berdiri dan pulang.
✕ Sering dikira
'Berdosa terhadap surga' adalah cara sopan untuk tidak mengakui dosa langsung kepada ayah
✓ Yang sebenarnya
Dalam budaya Yahudi, menyebut surga sebelum manusia justru menunjukkan kedalaman pengakuan — ini lebih berat, bukan lebih ringan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 15:18
Bertobat itu lebih dari sekadar menyesal. Itu adalah keputusan untuk berbalik arah dan kembali kepada Tuhan. Pertanyaan yang bisa kita renungkan: apa yang perlu saya 'kembalikan' atau perbaiki dalam hubungan saya dengan Tuhan atau orang lain?
Ya Tuhan, beri aku keberanian untuk bangun dari kegagalanku dan kembali kepada-Mu dengan penuh kerendahan hati. Amin.