Anak atau sapi — siapa yang kamu tolong di hari Sabat?
Lukas 14:5
Tamu, Tempat, dan Undangan Kerajaan
“Yesus berkata kepada mereka, “Siapakah dari antara kalian yang jika anaknya atau sapi jantannya jatuh ke dalam sumur pada hari Sabat, tidak segera menariknya ke luar?””Lukas 14:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Ia berkata kepada mereka: "Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?"”Lukas 14:5 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah itu Yesus berkata kepada orang-orang, "Seandainya seorang dari kalian mempunyai seorang anak atau seekor lembu yang jatuh ke dalam sumur pada hari Sabat, apakah ia tidak akan segera menarik ke luar anak itu atau lembu itu hari itu juga?"”Lukas 14:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Dia berkata kepada orang-orang Farisi yang hadir di situ, “Kalau anakmu atau sapimu jatuh ke dalam sumur pada hari Sabat, pasti kamu juga akan mengangkatnya dari sumur itu, bukan?!””Lukas 14:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And answered them, saying, Which of you shall have an ass or an ox fallen into a pit, and will not straightway pull him out on the sabbath day?”Lukas 14:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 14:5?
Yesus memberi contoh: jika anak atau sapi jatuh ke sumur pada hari Sabat, tentu orang akan menolongnya. Dengan demikian, Yesus menunjukkan bahwa hukum Taurat sebenarnya mendukung tindakan menyelamatkan nyawa, bahkan pada hari Sabat.
Latar belakang
Argumen dari pengalaman sehari-hari
Yesus tidak membawa teks Taurat atau kutipan rabi. Ia memakai contoh konkret: kalau anakmu atau sapimu jatuh ke sumur hari Sabat, kamu pasti tarik ke luar kan? Argumen ini menyerang hipokrasi dari dalam — siapa pun di ruangan itu pasti pernah melakukannya.
Di mana
Rumah pemimpin orang Farisi
Diskusi di meja makan setelah penyembuhan
Kapan
~30 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, habis menyembuhkan orang di depan Farisi
Kepada
Orang-orang Farisi dan ahli Taurat
tamu yang mengawasi Yesus di meja makan pemimpin Farisi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
υἱὸς
hyios · anaknya
Anak laki-laki — dalam beberapa manuskrip tertulis 'keledai' (onos), tapi versi mayoritas memakai 'anak'.
φρέαρ
phrear · sumur
Sumur atau lubang dalam — bahaya nyata yang membutuhkan tindakan segera.
ἀνασπάσει
anaspasei · menariknya ke luar
Menarik ke atas dengan kekuatan — tindakan aktif yang penuh usaha, bukan sekadar membantu perlahan.
Yesus menggunakan logika urgensi — bahaya nyata membenarkan tindakan cepat. Kalau sapi pun diselamatkan tanpa debat, kenapa manusia harus menunggu sampai hari Sabat selesai?
Tahukah kamu
Sumur yang berbahaya
Sumur-sumur di Palestina kuno biasanya terbuka tanpa tutup pengaman. Hewan ternak jatuh ke sumur bukan kejadian langka. Talmud memang mendiskusikan soal ini dan beberapa aliran Farisi memperbolehkan menyelamatkan hewan dari sumur di hari Sabat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 14:5
Lukas 13:15
argumen serupa dari kebutuhan hewan di hari Sabat
“Bukankah kamu masing-masing melepaskan lembunya atau keledainya dari kandang dan membawanya minum pada hari Sabat?”
Ulangan 22:4
dasar hukum Taurat untuk menolong hewan dalam kesulitan
“Janganlah engkau membiarkan keledai saudaramu atau lembunya terjatuh di jalan.”
Matius 12:11
argumen paralel Yesus soal hewan dan hari Sabat
“Siapakah yang tidak akan menangkap dan menarik seekor domba ke atas, jika domba itu jatuh ke dalam lubang pada hari Sabat?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 14:5
✕ Sering dikira
Yesus mengajarkan bahwa hewan lebih penting dari aturan Sabat
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggunakan hewan sebagai argumen a fortiori: kalau hewan saja diselamatkan, apalagi manusia.
✕ Sering dikira
Para Farisi setuju dengan prinsip ini dan karenanya tidak keberatan
✓ Yang sebenarnya
Mereka diam karena tidak bisa membantah — bukan karena setuju dengan aplikasinya pada penyembuhan.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 14:5
Kita sering membuat pengecualian untuk hal-hal yang kita anggap penting, tetapi tidak untuk hal yang bahkan lebih penting: nyawa manusia. Belajarlah untuk melihat kebutuhan orang lain dan bertindaklah dengan pengertian yang benar.
Ya Tuhan, kiranya kami memiliki hikmat untuk memahami hukum-Mu dengan benar dan tidak memakai aturan untuk menghalangi kasih. Amin.