Keheningan yang bersuara keras
Lukas 14:6
Tamu, Tempat, dan Undangan Kerajaan
“Maka, mereka pun tidak dapat membantah perkataan-Nya.”Lukas 14:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka tidak sanggup membantah- Nya.”Lukas 14:6 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi tidak seorang pun dapat menjawab Yesus mengenai hal itu.”Lukas 14:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan tidak ada seorang pun di antara mereka yang sanggup membantah pernyataan Yesus itu.”Lukas 14:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they could not answer him again to these things.”Lukas 14:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 14:6?
Orang-orang Farisi dan ahli Taurat tidak mampu membantah perkataan Yesus. Mereka terdiam karena argumen-Nya masuk akal. Ini menunjukkan otoritas dan kebijaksanaan Yesus yang mengalahkan kepintaran manusia.
Latar belakang
Kalah tanpa sepatah kata
Para ahli hukum yang hadir tidak bisa membantah. Bukan karena tidak cerdas — mereka spesialis hukum Taurat. Tapi argumen Yesus memakai logika dari pengalaman nyata yang tidak bisa dibantah tanpa terlihat tidak manusiawi. Ini bukan kemenangan debat biasa; ini momen yang mengungkap inkonsistensi mereka sendiri.
Di mana
Rumah pemimpin orang Farisi
Meja makan setelah Yesus memberikan argumen
Kapan
~30 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Lukas (narator)
Tabib dan penulis Injil, murid Paulus
Kepada
Teofilus dan pembaca Injil Lukas
pembaca awal Injil Lukas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀνταποκριθῆναι
antapokrithēnai · membantah
Membalas, memberi jawaban balasan — kata yang kuat untuk debat; ketidakmampuannya sangat signifikan.
οὐκ ἴσχυσαν
ouk ischysan · tidak dapat
Tidak mampu, tidak berdaya — bukan 'tidak mau', tapi betul-betul tidak punya argumen.
πρὸς ταῦτα
pros tauta · perkataan-Nya
Terhadap hal-hal ini — merujuk pada keseluruhan argumentasi Yesus, bukan hanya satu pertanyaan.
Lukas memilih kata yang kuat: mereka 'tidak mampu' (bukan 'tidak mau') membantah. Ini bukan penolakan — ini kekalahan intelektual yang tercatat.
Tahukah kamu
Diam sebagai kekalahan dalam debat rabi
Dalam tradisi debat rabi Yahudi, tidak bisa menjawab adalah kekalahan yang diakui. Yesus berulang kali membuat lawan bicaranya bungkam — dan Injil-injil mencatatnya sebagai pola yang konsisten.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 14:6
Matius 22:46
pola yang sama: lawan bicara Yesus tidak bisa menjawab
“Tidak seorang pun dapat menjawab Dia, dan sejak hari itu tidak ada yang berani bertanya kepada-Nya.”
Lukas 20:26
ketidakmampuan berulang para pemimpin agama melawan Yesus dalam debat
“Mereka tidak dapat menangkap Yesus dalam perkataan-Nya di depan orang banyak.”
Markus 12:34
keheningan lawan sebagai pengakuan kalah
“Dan tidak seorang pun berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 14:6
✕ Sering dikira
Para Farisi diam karena mereka setuju dengan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Diam adalah tanda kekalahan argumen, bukan tanda persetujuan atau penerimaan.
✕ Sering dikira
Setelah ini para Farisi mulai berubah pikiran tentang Yesus
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi perubahan sikap — kekalahan argumen tidak otomatis mengubah pendirian.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 14:6
Ketika kita menghadapi kritik atau pertanyaan yang sulit, kita dapat mempercayai bahwa kebenaran Allah akan menang. Tetaplah rendah hati dan siap untuk belajar, tetapi juga berpegang pada kebenaran yang ada di dalam Yesus.
Tuhan, berikan kami kebijaksanaan dalam berbicara dan bertindak, sehingga kami dapat membela kebenaran dengan kasih, dan kiranya kebenaran-Mu selalu menang. Amin.