Yesus menyebut mereka munafik soal aturan Sabat
Lukas 13:15
Perempuan Bungkuk Berdiri Tegak di Hari Sabat
“Namun, Tuhan menjawab orang itu, “Kamu orang-orang munafik! Bukankah kamu semua melepaskan sapi atau keledai milikmu yang terikat di kandang dan menuntunnya keluar untuk minum pada hari Sabat?”Lukas 13:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Tuhan menjawab dia, kata- Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman?”Lukas 13:15 · TB
Terjemahan Baru
“Tuhan menjawab, "Munafik kalian ini! Pada hari Sabat semua orang melepaskan lembu atau keledainya dari kandang dan membawanya keluar untuk memberi minum kepadanya.”Lukas 13:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi jawab Tuhan, “Hei kamu orang-orang munafik! Setiap hari kalian masing-masing melepaskan tali sapi atau keledaimu dari kandang, lalu membawanya pergi untuk memberinya minum, bahkan pada hari Sabat.”Lukas 13:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The Lord then answered him, and said, Thou hypocrite, doth not each one of you on the sabbath loose his ox or his ass from the stall, and lead him away to watering?”Lukas 13:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 13:15?
Yesus menyebut mereka munafik karena mereka melepaskan ternak mereka untuk minum pada hari Sabat, tetapi mereka menghalangi penyembuhan seorang perempuan. Dia menunjukkan bahwa kebutuhan dasar dan kasih lebih penting daripada peraturan Sabat.
Latar belakang
Argumen dari yang ringan ke yang berat
Yesus memakai teknik argumen rabi yang sangat dikenal: 'qal vachomer' (dari yang ringan ke yang berat). Kalau hewan boleh dilepas ikatannya untuk minum di hari Sabat — yang semua orang setuju — maka perempuan manusia yang 'diikat' Setan jauh lebih layak dibebaskan. Argumen ini tidak bisa dibantah.
Di mana
Di dalam sinagoge
Yesus balik menghadapi pemimpin sinagoge secara langsung
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Merespons dengan tajam dan langsung terhadap kritik terselubung
Kepada
Pemimpin sinagoge dan orang banyak
Yang baru saja mendengar kritik pemimpin sinagoge
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὑποκριταί
hupokritai · hypocrites
aktor yang memakai topeng — orang yang menampilkan wajah berbeda dari isi hati
λύει
luei · loose/untie
melepas, mengurai — kata yang sama akan dipakai untuk melepas belenggu perempuan
σαββάτῳ
sabbatō · Sabbath
hari Sabat — ironi: hari yang seharusnya tentang pembebasan, dijadikan hari penahanan
Kata 'luei' (melepas) menghubungkan dua hal: melepas ikatan hewan dan melepas belenggu perempuan. Yesus secara cerdas memakai kata yang sama untuk menunjukkan inkonsistensi mereka.
Tahukah kamu
Melepas ikatan hewan di hari Sabat memang diperbolehkan
Tradisi rabi sendiri termasuk dokumen Damaskus dari komunitas Qumran memperbolehkan melepas ikatan hewan agar bisa minum di hari Sabat. Jadi Yesus tidak menyerang peraturan mereka — Dia menunjukkan inkonsistensi mereka dengan peraturan mereka sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 13:15
Matius 23:4
Kemunafikan para pemimpin religius yang membebani orang lain
“Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menggerakkan jarinya untuk memikul beban itu.”
Hosea 6:6
Allah lebih mengutamakan kasih dari ritual ketat
“Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih daripada korban-korban bakaran.”
Matius 12:7
Yesus mengutip Hosea untuk menantang legalisme Sabat
“Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 13:15
✕ Sering dikira
Yesus mengatakan aturan Sabat itu salah atau harus dihapus
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggunakan logika dari dalam aturan mereka sendiri untuk menunjukkan inkonsistensi — bukan menghapus Sabat
✕ Sering dikira
Yesus sedang marah-marah tanpa dasar
✓ Yang sebenarnya
Ini argumen logis dan tajam, bukan ledakan emosi — Yesus mematahkan argumen mereka dengan senjata mereka sendiri
Renungan
Renungan Singkat Lukas 13:15
Tuhan menginginkan kita berlaku adil dan berbelas kasihan. Saat kita memegang teguh prinsip, pastikan itu tidak mengorbankan kebaikan bagi orang lain.
Tuhan, buatlah aku peka terhadap kebutuhan orang lain dan berani melakukan kebaikan, bahkan ketika itu melanggar kebiasaan yang tidak sesuai dengan kasih-Mu. Amin.