Tamu mendadak tengah malam
Lukas 11:5-13
Mintalah, Carilah, dan Ketuklah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Skenario yang pasti pernah dialami pendengar
Di desa-desa Palestina kuno, hospitality kepada tamu adalah kewajiban sosial yang sangat serius — menolak tamu adalah aib besar bagi seluruh komunitas. Seorang teman yang datang tengah malam dalam perjalanan panjang tidak bisa ditolak. Masalahnya: tuan rumah tidak punya roti. Ia harus pergi meminjam, meski itu berarti membangunkan tetangga jam 12 malam.
Di mana
Perea atau wilayah Yordan
Sesi pengajaran lanjutan tentang doa dan ketekunan
Kapan
~29 M
Perjalanan menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Yesus dari Nazaret, mengajar melalui perumpamaan sehari-hari
Kepada
Para murid
Murid-murid yang baru menerima pola doa dari Yesus
Arti tiap ayat
Penjelasan Lukas 11:5-13 Ayat per Ayat
Lukas 11:5
Yesus memberikan perumpamaan tentang seorang yang meminjam roti pada tengah malam untuk tamunya. Ini menunjukkan pentingnya ketekunan dan keberanian dalam berdoa, bahkan ketika tampaknya tidak ada jawaban.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:6
Ayat ini adalah bagian dari permintaan dalam perumpamaan: seorang teman membutuhkan roti untuk tamunya. Ini menggambarkan kebutuhan mendesak dan keberanian untuk meminta bantuan. Ini juga bisa menggambarkan doa syafaat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:7
Yesus memberi contoh tentang seorang teman yang menolak membantu di tengah malam dengan alasan pintu terkunci dan sudah di tempat tidur. Ini menggambarkan bahwa permintaan yang terus-menerus bisa mengubah keengganan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:8
Yesus menegaskan bahwa meskipun pertemanan tidak cukup, kegigihan kita dapat membuat pintu terbuka. Ini bukan tentang memaksa Tuhan, tetapi tentang ketekunan yang menunjukkan keseriusan kita.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:9
Yesus mengajarkan tiga tindakan doa: minta, cari, ketuk. Ini adalah undangan untuk aktif dalam iman, bukan pasif. Setiap tindakan memiliki janji: menerima, menemukan, dan pintu dibukakan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:10
Janji ini universal: setiap orang yang meminta, mencari, atau mengetuk akan mendapat respons. Ini menunjukkan sifat Allah yang murah hati dan siap menjawab anak-anak-Nya yang datang dengan iman.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:11
Yesus memakai analogi ayah manusiawi: tidak ada ayah yang memberikan ular jika anaknya minta ikan. Ini menggambarkan bahwa Allah, sebagai Bapa yang sempurna, hanya memberi yang baik, bukan yang jahat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:12
Yesus melanjutkan analogi: jika anak minta telur, ayah tak akan memberi kalajengking. Ini menegaskan bahwa Allah tidak pernah memberi yang berbahaya atau menipu; Dia selalu memberi yang membangun.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 11:13
Ayat ini mengajarkan bahwa Bapa di surga itu baik dan murah hati. Jika manusia yang berdosa saja tahu memberi yang baik kepada anaknya, apalagi Allah yang sempurna. Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa saja yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →