Pintu terkunci, semua sudah tidur
Lukas 11:7
Doa, Kuasa, dan Celaka bagi yang Munafik
“Lalu, temanmu dari dalam rumah menjawab, ‘Jangan ganggu aku! Pintu sudah terkunci dan aku beserta anak-anakku sudah di tempat tidur. Aku tidak bisa bangun untuk memberi apa pun kepadamu.’”Lukas 11:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. Lukas 11.8–13 83”Lukas 11:7 · TB
Terjemahan Baru
“Seandainya kawan yang kaudatangi itu menjawab begini, dari dalam rumahnya, 'Jangan menyusahkan aku! Pintu sudah terkunci dan aku dengan anak-anakku sudah tidur. Aku tidak dapat bangun dan memberi apa-apa kepadamu.'"”Lukas 11:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun sahabatmu itu menjawab dari dalam rumah, ‘Jangan ganggu aku! Pintu sudah terkunci. Aku dan anak-anakku sudah di tempat tidur. Aku tidak bisa bangun untuk memberikan sesuatu kepadamu!’””Lukas 11:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he from within shall answer and say, Trouble me not: the door is now shut, and my children are with me in bed; I cannot rise and give thee.”Lukas 11:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 11:7?
Yesus memberi contoh tentang seorang teman yang menolak membantu di tengah malam dengan alasan pintu terkunci dan sudah di tempat tidur. Ini menggambarkan bahwa permintaan yang terus-menerus bisa mengubah keengganan.
Latar belakang
Alasan yang sangat masuk akal
Penolakan awal teman di dalam rumah bukan soal ia jahat atau tidak peduli. Rumah keluarga kecil di Palestina kuno sering terdiri dari satu ruangan — ayah, ibu, dan semua anak tidur di satu matras besar di lantai. Membangunkan satu orang berarti membangunkan semua. Pintu kayu yang berat pun berbunyi keras. Penolakan ini sangat logis dari sudut pandang manusiawi.
Di mana
Perea atau wilayah Yordan
Sesi pengajaran tentang ketekunan berdoa
Kapan
~29 M
Perjalanan menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus (melanjutkan perumpamaan)
Yesus menceritakan respons teman yang di dalam rumah
Kepada
Para murid
Murid-murid yang mendengarkan perumpamaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μή μοι κόπους πάρεχε
mē moi kopous pareche · jangan ganggu
Jangan buat masalah untukku — kata kopous berarti kelelahan dan kerepotan, bukan sekadar gangguan kecil.
κέκλεισται
kekleistai · sudah terkunci
Sudah ditutup rapat dan dikunci — kondisi yang membutuhkan usaha fisik signifikan untuk dibuka malam hari.
τὰ παιδία μου
ta paidia mou · anak-anakku
Anak-anak kecilku — mereka tidur bersama ayah, satu gerakan bisa membangunkan semua.
Hambatan itu nyata dan masuk akal: pintu terkunci, keluarga tidur, dan kelelahan malam. Tapi ketekunan meminta bisa melampaui semua hambatan yang masuk akal sekalipun.
Tahukah kamu
Satu ruangan untuk satu keluarga
Rumah petani atau pengrajin di Galilea dan Yudea abad pertama biasanya hanya punya satu ruangan utama. Lantainya dilapisi anyaman jerami dan sekeluarga tidur bersamaan. Binatang ternak sering ada di bagian bawah atau di ruangan yang sama. Bangun tengah malam adalah gangguan besar bagi seluruh isi rumah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 11:7
Amsal 3:28
menunda memberi kepada yang butuh
“Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi”
Lukas 18:4-5
ketekunan meminta akhirnya berhasil
“Walaupun aku tidak takut akan Allah, namun karena janda ini menyusahkan aku, aku akan membelanya”
Yesaya 62:6-7
terus meminta tanpa berhenti
“Jangan beri Dia istirahat sampai Ia menegakkan dan sampai Ia membuat Yerusalem menjadi kebanggaan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 11:7
✕ Sering dikira
Teman yang menolak ini melambangkan Allah yang malas merespons doa
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — ini perbandingan kontras. Jika teman yang menolak pun akhirnya memberi, apalagi Allah yang selalu siap merespons.
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini mengajarkan bahwa Allah perlu dipaksa dengan doa berulang
✓ Yang sebenarnya
Yesus mengajarkan ketekunan bukan karena Allah perlu 'dilamar', tapi karena ketekunan itu sendiri membentuk iman dan ketergantungan yang sehat.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 11:7
Saat kita merasa diabaikan dalam doa, ingatlah bahwa Yesus mengerti kesulitan. Jangan cepat menyerah; tetaplah tekun meminta, karena Tuhan mungkin bekerja di balik layar.
Tuhan, berikan aku ketekunan untuk terus berdoa meskipun jawaban belum datang, percaya bahwa Engkau mendengar setiap permintaan. Amin.