Tamu mendadak tengah malam
Lukas 11:5
Doa, Kuasa, dan Celaka bagi yang Munafik
“Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Seandainya salah satu dari kamu memiliki seorang teman dan kamu pergi ke rumah temanmu itu pada tengah malam dengan berkata kepadanya, ‘Teman, pinjamkan aku tiga roti,”Lukas 11:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,”Lukas 11:5 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Seandainya seorang dari antara kalian pergi ke rumah kawannya pada tengah malam, dan berkata, 'Kawan, pinjamkanlah roti tiga buah,”Lukas 11:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yesus memberikan kiasan ini kepada mereka, “Bayangkanlah seandainya kamu datang ke rumah sahabatmu pada tengah malam untuk meminta tolong kepadanya. Kamu berkata, ‘Sobat, berikanlah aku tiga roti. Nanti aku ganti.”Lukas 11:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said unto them, Which of you shall have a friend, and shall go unto him at midnight, and say unto him, Friend, lend me three loaves;”Lukas 11:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 11:5?
Yesus memberikan perumpamaan tentang seorang yang meminjam roti pada tengah malam untuk tamunya. Ini menunjukkan pentingnya ketekunan dan keberanian dalam berdoa, bahkan ketika tampaknya tidak ada jawaban.
Latar belakang
Skenario yang pasti pernah dialami pendengar
Di desa-desa Palestina kuno, hospitality kepada tamu adalah kewajiban sosial yang sangat serius — menolak tamu adalah aib besar bagi seluruh komunitas. Seorang teman yang datang tengah malam dalam perjalanan panjang tidak bisa ditolak. Masalahnya: tuan rumah tidak punya roti. Ia harus pergi meminjam, meski itu berarti membangunkan tetangga jam 12 malam.
Di mana
Perea atau wilayah Yordan
Sesi pengajaran lanjutan tentang doa dan ketekunan
Kapan
~29 M
Perjalanan menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Yesus dari Nazaret, mengajar melalui perumpamaan sehari-hari
Kepada
Para murid
Murid-murid yang baru menerima pola doa dari Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
φίλον
philon · teman
Teman dalam arti relasi dekat yang punya kewajiban timbal balik — bukan sekadar kenalan.
μεσονυκτίου
mesonyktiou · tengah
Tepat tengah malam — waktu paling tidak nyaman dan paling tidak wajar untuk bertamu atau meminta.
χρῆσόν
chrēson · pinjamkan
Pinjamkan — meminta sesuatu yang diharapkan dikembalikan, bukan pemberian gratis.
Situasi ini sengaja dibuat ekstrem: tengah malam, teman yang tidur, dan kebutuhan mendesak. Yesus memakai situasi yang hampir mustahil untuk mengajarkan tentang ketekunan dalam berdoa.
Tahukah kamu
Tiga roti bukan pilihan acak
Tiga roti adalah porsi standar untuk satu tamu dalam satu kali makan di budaya Palestina kuno. Minta kurang dari itu dianggap tidak menghormati tamu. Tuan rumah tidak bisa sekadar minta satu atau dua — ia butuh jumlah yang layak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 11:5
Lukas 18:1-8
ketekunan dalam berdoa
“Yesus menceritakan perumpamaan tentang janda dan hakim yang tidak adil”
Ibrani 4:16
datang dengan keyakinan kepada Allah
“Marilah kita menghampiri takhta kasih karunia dengan penuh keberanian”
Yakobus 5:16
efektivitas doa yang terus-menerus
“Doa orang yang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 11:5
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini mengajarkan bahwa Allah seperti teman yang harus dipaksa agar mau menolong
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggunakan perbandingan terbalik — jika teman yang berat hati pun akhirnya memberi, apalagi Allah yang senang memberi. Fokusnya pada ketekunan kita, bukan ketidaksediaan Allah.
✕ Sering dikira
'Teman' di sini melambangkan Allah
✓ Yang sebenarnya
Teman yang ditidur adalah teman biasa, bukan gambaran Allah. Allah digambarkan jauh lebih baik dari teman itu — itulah poinnya.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 11:5
Jangan cepat menyerah dalam doa. Teruslah meminta dengan tekun, karena Allah mendengar dan akan menjawab pada waktu-Nya. Ketekunan menunjukkan iman kita.
Tuhan, ajar aku untuk tekun berdoa dan tidak mudah menyerah. Amin.