Dua perintah yang merangkum seluruh Taurat
Lukas 10:27
Panen Besar, Sesama yang Nyata
“Orang itu menjawab, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap kekuatanmu, dan dengan segenap akal budimu. Dan, kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.””Lukas 10:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."”Lukas 10:27 · TB
Terjemahan Baru
“Orang itu menjawab, "'Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segala kekuatanmu, dan dengan seluruh akalmu,' dan 'Cintailah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri.'"”Lukas 10:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kata orang itu, “‘Kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap nafas hidupmu, dengan segenap akal pikiranmu, dan dengan segenap kekuatanmu.’ Dan, ‘Kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.’””Lukas 10:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he answering said, Thou shalt love the Lord thy God with all thy heart, and with all thy soul, and with all thy strength, and with all thy mind; and thy neighbour as thyself.”Lukas 10:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 10:27?
Ahli Taurat menjawab dengan mengutip hukum kasih: mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, kekuatan, dan akal, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri. Ini adalah ringkasan seluruh hukum Taurat.
Latar belakang
Jawaban yang sudah ada selama 1400 tahun
Ahli Taurat mengutip dua teks: Ulangan 6:5 (Shema — doa utama Yahudi yang diucapkan dua kali sehari) dan Imamat 19:18. Ini bukan penemuan baru. Tapi menggabungkan keduanya sebagai inti seluruh Taurat adalah sintesis yang brilian — dan Yesus membenarkannya. Ahli Taurat itu benar.
Di mana
Tidak disebutkan
Ahli Taurat menjawab pertanyaan Yesus tentang apa yang tertulis di Taurat
Kapan
~29 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Ahli Hukum Taurat
pengajar hukum profesional yang merespons pertanyaan Yesus
Kepada
Yesus
Guru dari Nazaret
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξ ὅλης τῆς καρδίας
ex holēs tēs kardias · segenap hatimu
Dengan seluruh pusat kehendak — bukan sebagian atau sesekali, tapi total dan konsisten.
ἐξ ὅλης τῆς ψυχῆς
ex holēs tēs psychēs · segenap jiwamu
Dengan seluruh keberadaan — nyawa, emosi, kedalaman batin yang paling dalam.
ἐξ ὅλης τῆς διανοίας
ex holēs tēs dianoias · segenap akal budimu
Dengan seluruh kapasitas pikir — pemahaman, nalar, dan kemampuan kognitif.
Empat dimensi kasih kepada Allah — hati, jiwa, kekuatan, akal budi — menunjukkan bahwa mengasihi Allah tidak bisa setengah-setengah. Ini tuntutan yang totalitas, bukan sekadar perasaan religius.
Tahukah kamu
Shema — doa yang dilafalkan dua kali sehari
Ulangan 6:5 adalah bagian dari Shema Israel ('Dengarlah, hai Israel') — doa yang setiap orang Yahudi hafalkan dan ucapkan setiap pagi dan malam. Ahli Taurat ini sedang mengutip doanya sendiri sebagai jawaban teologi tertinggi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 10:27
Ulangan 6:4-5
sumber kutipan pertama ahli Taurat
“Dengarlah, hai Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa! Kasihilah Tuhan, Allahmu...”
Imamat 19:18
sumber kutipan kedua ahli Taurat
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Roma 13:9-10
Paulus merangkum Taurat serupa
“Jika ada hukum-hukum lain, semuanya itu dapat diringkaskan dalam satu perkataan: Kasihilah sesamamu manusia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 10:27
✕ Sering dikira
Mengasihi Tuhan dan sesama adalah dua pilihan terpisah yang boleh dipilih salah satu
✓ Yang sebenarnya
Yesus dan ahli Taurat ini sama-sama mempresentasikan keduanya sebagai satu paket yang tidak bisa dipisahkan.
✕ Sering dikira
Perintah kasih ini terlalu abstrak untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari
✓ Yang sebenarnya
Kisah orang Samaria yang langsung menyusul justru memberikan definisi konkret tentang bagaimana kasih itu terlihat dalam tindakan nyata.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 10:27
Kasih kepada Tuhan dan sesama adalah inti iman kita. Sudahkah kita mengasihi Tuhan dengan total dan sesama dengan tulus, terutama yang sulit untuk dikasihi?
Tuhan, penuhi hatiku dengan kasih-Mu agar aku dapat mengasihi-Mu dan sesamaku dengan segenap hidupku. Amin.