Aib yang akhirnya dihapus
Lukas 1:25
Janji untuk Zakharia
““Inilah yang telah Tuhan lakukan kepadaku. Ia memperhatikanku dan menghapus aibku dari antara orang banyak.””Lukas 1:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."”Lukas 1:25 · TB
Terjemahan Baru
“Ia berkata, "Akhirnya Tuhan menolong saya dan menghapuskan kehinaan saya."”Lukas 1:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“karena dia berpikir, “Sudah begitu lama orang-orang menghina aku karena mandul, tetapi akhirnya TUHAN mengasihaniku. Jadi biarlah orang-orang tahu bahwa aku sudah hamil ketika mereka melihatku!””Lukas 1:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thus hath the Lord dealt with me in the days wherein he looked on me, to take away my reproach among men.”Lukas 1:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 1:25?
Elisabet memuji Tuhan karena Allah telah menghapus aibnya sebagai perempuan mandul. Di zaman itu, mandul dianggap sebagai aib, tetapi Tuhan menunjukkan belas kasihan dengan memberinya anak di usia tua.
Latar belakang
Bukan sekadar soal anak
Elisabet tidak hanya bersyukur mendapat anak. Ia bersyukur karena Allah 'menghapus aibnya'. Di budaya timur kuno, kemandulan bukan hanya kesedihan pribadi — itu beban sosial yang nyata. Orang-orang menghakimi, berbisik, bahkan menganggapnya kutukan. Allah tidak hanya memberi anak, Ia memulihkan martabat.
Di mana
Rumah Zakharia, perbukitan Yudea
Elisabet sendirian, berbicara dalam syukur
Kapan
~6 SM
Masa persiapan kedatangan Mesias
Yang berbicara
Elisabet
istri imam Zakharia, hamil di usia tua setelah lama mandul
Kepada
Dirinya sendiri (monolog)
ungkapan syukur pribadi Elisabet
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπεῖδεν
epeiden · memperhatikanku
Melihat ke bawah kepada seseorang dengan perhatian dan kepedulian — Allah melihat kondisinya.
ἀφελεῖν
aphelein · menghapus
Mengangkat, menghilangkan — bukan menutupi, tapi benar-benar mengambil pergi.
ὄνειδός μου
oneidos mou · aibku
Celaan, aib, hal yang menjadi bahan ejekan orang lain — bukan perasaan saja tapi status sosial.
Elisabet tidak berkata 'Tuhan memberi anak' — ia berkata 'Tuhan menghapus aibku'. Dua hal yang berbeda. Allah peduli bukan hanya pada kebutuhan biologis, tapi pada martabat dan nama baik seseorang di hadapan komunitas.
Tahukah kamu
Kata 'aib' hanya muncul dua kali dalam seluruh Injil Lukas
Kata oneidismos (aib/celaan sosial) jarang muncul dalam Injil — tapi di sini Elisabet menyebutnya secara eksplisit. Ini menunjukkan betapa beratnya beban sosial yang ia tanggung selama bertahun-tahun.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 1:25
1 Samuel 1:11
Allah memperhatikan
“Lalu bernazarlah ia dan berkata: ...jika Engkau sudi memperhatikan sengsara hamba-Mu...”
Yesaya 54:4
aib diangkat
“...engkau tidak akan dipermalukan lagi...sebab Allah yang menjadikan engkau akan memanggilmu kembali.”
Mazmur 123:4
menanggung cemooh
“Jiwa kami sangat kenyang dengan cemooh dari orang-orang yang merasa senang...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 1:25
✕ Sering dikira
Elisabet bersyukur terutama karena akhirnya punya anak untuk meneruskan keturunan
✓ Yang sebenarnya
Fokus ucapan syukurnya justru pada dipulihkannya martabat sosialnya — 'menghapus aibku dari antara orang banyak'.
✕ Sering dikira
'Tuhan' di sini merujuk pada Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ini terjadi sebelum kelahiran Yesus — 'Tuhan' di sini adalah Yahweh, Allah Israel.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 1:25
Kita mungkin merasa 'mandul' dalam hal-hal tertentu—karir, keluarga, atau impian. Jangan berhenti berharap, karena Tuhan melihat dan dapat mengubah aib kita menjadi sukacita, tepat pada waktu-Nya.
Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau melihat setiap pergumulanku. Tolong aku percaya bahwa Engkau sanggup menghapus aibku dan memulihkan keadaanku, sesuai kehendak-Mu. Amin.