Setelah badai, jemaat bernapas dan bertumbuh
Kisah Para Rasul 9:31
Tenang sejenak, lalu bertambah banyak
“Karena itu, jemaat di seluruh Yudea, dan Galilea, dan Samaria memperoleh damai dan bertumbuh. Dan, hidup dalam takut akan Tuhan dan dalam penghiburan Roh Kudus, mereka terus bertambah banyak.”Kisah Para Rasul 9:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah Kisah Para Rasul 9.32–38 55 besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.”Kisah Para Rasul 9:31 · TB
Terjemahan Baru
“Maka jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria menjadi tenteram. Dibantu oleh Roh Allah, dengan takut kepada Tuhan, jemaat-jemaat itu bertambah kuat dan bertambah banyak.”Kisah Para Rasul 9:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, semua jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria hidup dengan tenang dalam perlindungan Allah. Mereka hidup dengan penuh hormat kepada Tuhan Yesus, dan Roh Kudus selalu menguatkan mereka, sehingga jumlah mereka semakin bertambah banyak.”Kisah Para Rasul 9:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then had the churches rest throughout all Judaea and Galilee and Samaria, and were edified; and walking in the fear of the Lord, and in the comfort of the Holy Ghost, were multiplied.”Kisah Para Rasul 9:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 9:31?
Ayat ini menggambarkan kondisi jemaat mula-mula setelah penganiayaan oleh Saulus berhenti. Mereka mengalami damai, bertumbuh, hidup dalam takut akan Tuhan, dan dikuatkan oleh Roh Kudus, sehingga jumlah mereka bertambah banyak.
Latar belakang
Penganiaya pergi, gereja bernapas
Dengan Saulus si penganiaya utama kini menjadi sekutu dan pergi ke Tarsus, jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria menikmati masa damai. Mereka bertumbuh — bukan dengan rasa aman yang malas, tapi dengan hidup dalam takut akan Tuhan dan dukungan Roh Kudus. Mereka terus bertambah banyak.
Di mana
Yudea, Galilea, Samaria
Seluruh wilayah jemaat menikmati masa damai dan pertumbuhan
Kapan
~37 M
Masa damai gereja
Yang berbicara
Lukas
Dokter dan penulis Injil, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus
Pembaca utama, kemungkinan pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
εἰρήνην
eirēnēn · peace
Damai — bukan sekadar absennya konflik, tapi keutuhan dan kesejahteraan.
οἰκοδομουμένη
oikodomoumenē · built up
Bertumbuh/dibangun — seperti rumah yang terus dibangun lebih kokoh.
παρακλήσει τοῦ πνεύματος
paraklēsei tou pneumatos · comfort of the Spirit
Penghiburan Roh — dorongan dan kekuatan dari Roh Kudus.
Jemaat memperoleh 'damai', terus 'dibangun', dan hidup dalam 'penghiburan Roh' — pertumbuhan rohani bisa mekar dalam ketenangan, bukan hanya dalam tekanan.
Tahukah kamu
Pertumbuhan tanpa penganiayaan juga bisa terjadi
Sering dikatakan gereja hanya bertumbuh saat dianiaya. Tapi ayat ini menunjukkan sebaliknya: dalam masa damai, jemaat justru bertambah banyak — pertumbuhan datang dari hidup takut akan Tuhan dan penghiburan Roh, bukan hanya dari tekanan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 9:31
Kisah Para Rasul 2:47
Jemaat terus bertambah
“Dan, tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”
Yohanes 14:16
Penghiburan Roh Kudus
“Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu Penolong yang lain.”
Amsal 1:7
Hidup takut akan Tuhan
“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 9:31
✕ Sering dikira
"Gereja hanya bisa bertumbuh ketika dianiaya."
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menunjukkan pertumbuhan terjadi dalam masa damai dan penghiburan Roh.
✕ Sering dikira
"'Damai' di sini berarti tak ada lagi tantangan."
✓ Yang sebenarnya
Damai (eirēnē) berarti keutuhan dan kesejahteraan, bukan ketiadaan tantangan sama sekali.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 9:31
Ketika tekanan atau masalah mereda, jangan lengah; justru manfaatkan masa damai untuk bertumbuh dalam iman dan bersekutu dengan Roh Kudus, karena kedamaian sejati datang dari Tuhan dan memampukan kita untuk berbuah.
Tuhan, terima kasih untuk damai yang Engkau berikan; mampukan kami untuk bertumbuh dalam takut akan Engkau dan dipenuhi Roh Kudus dalam setiap musim kehidupan kami. Amin.