Siapa yang Kamu Kira Dirimu?
Kisah Para Rasul 7:27
Pidato Panjang yang Berakhir dengan Batu
“Namun, orang yang menyakiti saudaranya itu menyingkirkan Musa ke samping sambil berkata, ‘Siapa yang menjadikanmu penguasa dan hakim atas kami?”Kisah Para Rasul 7:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi orang yang berbuat salah kepada temannya itu menolak Musa dan berkata: Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami?”Kisah Para Rasul 7:27 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi orang yang memukul kawannya itu mendorong Musa ke pinggir lalu berkata, 'Siapa yang mengangkat kau menjadi pemimpin dan hakim kami?”Kisah Para Rasul 7:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, orang yang bersalah itu mendorong Musa sambil membentak,‘Bukan urusanmu! Kamu bukan pemimpin yang berhak menghakimi kami!”Kisah Para Rasul 7:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But he that did his neighbour wrong thrust him away, saying, Who made thee a ruler and a judge over us?”Kisah Para Rasul 7:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 7:27?
Namun, orang yang berkelahi itu justru menolak Musa dan bertanya, 'Siapa yang mengangkat engkau menjadi penguasa dan hakim atas kami?' Ini menunjukkan bahwa orang Israel tidak mengakui otoritas Musa, padahal Allah yang mengutusnya.
Latar belakang
Penolakan Paling Menyengat
Orang yang sedang melakukan kesalahan itu bukannya menerima teguran — ia malah balik menyerang Musa dengan pertanyaan yang sangat pedas: 'Siapa yang menjadikanmu penguasa dan hakim atas kami?' Pertanyaan ini mengungkap masalah yang lebih dalam: mereka tidak mengakui otoritas Musa. Dan Stefanus mengutip kata-kata ini karena ia sadar seluruh Sanhedrin tahu kalimat ini — kata-kata yang sama yang mereka gunakan untuk menolak Yesus.
Di mana
Mesir (dalam narasi)
Musa ditolak otoritasnya oleh sesama orang Israel yang sedang berkelahi
Kapan
~1486 SM (dalam narasi)
Penolakan tegas terhadap kepemimpinan Musa oleh bangsanya sendiri
Yang berbicara
Orang Israel (yang bersalah)
Salah satu dari dua orang Israel yang berkelahi, menolak otoritas Musa
Kepada
Musa
Orang Israel yang dibesarkan di istana Mesir, datang sebagai pembawa damai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τίς σε κατέστησεν
siapa yang menjadikanmu · who appointed / set up
Kathistemi — menempatkan, mengangkat ke posisi. Pertanyaan tentang legitimasi otoritas: siapa yang memiliki hak untuk mengangkatmu?
ἄρχοντα
penguasa · ruler / leader
Archon — pemimpin, penguasa, orang yang berkuasa. Gelar formal untuk orang yang memegang otoritas.
δικαστήν
hakim · judge
Dikastēs — orang yang memutuskan perkara. Pertanyaan ganda: kamu bukan pemimpin kami, dan kamu juga bukan hakim kami.
Dua pertanyaan retoris: 'Siapa yang τίς σε κατέστησεν (mengangkat) kamu sebagai ἄρχοντα (pemimpin) dan δικαστήν (hakim)?' — pertanyaan yang sama yang akan diajukan kepada Yesus oleh Sanhedrin ini.
Tahukah kamu
Pertanyaan yang Sama Diajukan kepada Yesus
Lukas 20:2 mencatat para imam kepala dan tua-tua menanya Yesus: 'Katakanlah kepada kami, dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu, atau siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?' Sama persis dengan pola pertanyaan kepada Musa — penolakan terhadap otoritas ilahi adalah pola yang berulang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 7:27
Keluaran 2:14
Kata-kata yang Stefanus kutip secara hampir verbatim dari teks Keluaran.
“Orang itu menjawab: 'Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami?'”
Lukas 20:2
Pertanyaan penolakan otoritas yang sama ditujukan kepada Yesus oleh pemimpin agama Yahudi.
“Mereka bertanya kepada-Nya: 'Katakanlah kepada kami, dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?'”
Yohanes 10:24
Permintaan legitimasi dan penolakan otoritas — pola yang sama.
“Orang-orang Yahudi mengerumuni Dia dan berkata kepada-Nya: 'Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam keraguan?'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 7:27
✕ Sering dikira
Pertanyaan orang ini wajar — Musa memang tidak punya legitimasi formal
✓ Yang sebenarnya
Dari sudut pandang Stefanus, Musa memang dipilih Allah — tapi mereka tidak mengenalinya. Tepat seperti Yesus yang dipilih Allah tapi tidak diakui Sanhedrin.
✕ Sering dikira
Stefanus mengutip ini untuk menunjukkan Musa tidak siap memimpin saat itu
✓ Yang sebenarnya
Stefanus mengutip ini untuk menunjukkan pola penolakan yang berulang — Israel menolak Musa, dan sekarang Sanhedrin menolak Yesus dengan cara yang sama.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 7:27
Sering kali kita menolak pimpinan atau teguran dari orang lain, bahkan dari orang yang diutus Allah untuk kita. Mari kita rendah hati untuk menerima nasihat dan bimbingan, terutama yang sesuai dengan firman Tuhan.
Ya Tuhan, buanglah kesombonganku dan berikan aku hati yang mau menerima teguran serta arahan dari siapa pun yang Engkau pakai. Amin.