Allah yang Membangkitkan, Kamu yang Membunuh
Kisah Para Rasul 5:30
Dusta, Mujizat, dan Keberanian Rasul
“Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang sudah kamu bunuh dengan menggantungkan-Nya pada kayu salib.”Kisah Para Rasul 5:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh.”Kisah Para Rasul 5:30 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus, yang kalian salibkan, sudah dihidupkan kembali dari kematian oleh Allah nenek moyang kita.”Kisah Para Rasul 5:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalian sudah membunuh Yesus dengan menggantung Dia pada kayu salib, tetapi Allah nenek moyang kita sudah menghidupkan Dia kembali dari kematian.”Kisah Para Rasul 5:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The God of our fathers raised up Jesus, whom ye slew and hanged on a tree.”Kisah Para Rasul 5:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 5:30?
Kisah Para Rasul 5:30 menyatakan bahwa Allah nenek moyang telah membangkitkan Yesus, yang telah dibunuh dengan disalibkan. Ini menegaskan kebangkitan Yesus sebagai karya Allah yang membalikkan hukuman manusia.
Latar belakang
Bersaksi di Hadapan Pembunuh
Petrus dengan berani menghadap langsung ke situasinya: 'Allah membangkitkan Yesus, yang sudah kamu bunuh'. Ini bukan tuduhan emosional tapi pernyataan teologis yang menunjuk pada dua tindakan yang berlawanan: Allah memberi kehidupan, Sanhedrin mengambil kehidupan.
Di mana
Ruang Sanhedrin, Yerusalem
Sidang resmi Sanhedrin
Kapan
~30 M
Konflik gereja dan otoritas agama
Yang berbicara
Petrus
Rasul utama, mantan nelayan dari Galilea
Kepada
Sanhedrin
Majelis tertinggi agama Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἤγειρεν
membangkitkan · raised up
Aorist aktif — tindakan Allah yang konkret dan sudah terjadi
διεχειρίσασθε
bunuh · killed
Secara harfiah 'menangani dengan tangan' — pembunuhan yang disengaja
κρεμάσαντες ἐπὶ ξύλου
menggantungkan-Nya pada kayu · hanging on a tree
Merujuk Ulangan 21:23 — kutukan yang ditanggung Yesus
Kontras antara 'membangkitkan' (Allah) dan 'membunuh/menggantung' (Sanhedrin) adalah inti pembelaan Petrus — dan inti teologi Kisah Para Rasul.
Tahukah kamu
Kayu Salib dalam Teks Yunani
'Menggantungkan pada kayu salib' (κρεμάσαντες ἐπὶ ξύλου) adalah ekspresi yang merujuk pada Ulangan 21:23 — 'terkutuk orang yang digantung di pohon kayu'. Petrus menyiratkan bahwa Yesus menanggung kutukan ini untuk orang lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 5:30
Galatia 3:13
Teologi 'kayu kutukan' yang Petrus singgung
“Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan menjadi kutuk karena kita.”
Kisah Para Rasul 2:23-24
Pola yang sama dari khotbah Petrus di Pentakosta
“Dengan tangan orang-orang jahat Dia dipakukan pada kayu salib... tapi Allah membangkitkan Dia.”
Kisah Para Rasul 3:15
Pola retorika yang sama diulang Petrus
“Pemberi hidup yang sudah kamu bunuh, tapi Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 5:30
✕ Sering dikira
Petrus menuduh seluruh bangsa Yahudi membunuh Yesus
✓ Yang sebenarnya
Petrus berbicara kepada Sanhedrin secara spesifik — pemimpin yang membuat keputusan, bukan seluruh bangsa
✕ Sering dikira
Kebangkitan adalah simbol atau metafora
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini Petrus menyatakan kebangkitan sebagai tindakan historis Allah yang konkret
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 5:30
Kebangkitan Yesus adalah bukti kuasa Allah atas kematian dan dosa. Ketika kita merasa gagal atau dihukum, ingatlah bahwa Allah sanggup membangkitkan dan memulihkan.
Allah Bapa, terima kasih untuk kebangkitan Yesus yang memberi kami pengharapan. Ajari kami hidup dalam kemenangan-Nya setiap hari. Amin.