Pemberi Hidup dibunuh, lalu dibangkitkan
Kisah Para Rasul 3:15
Petrus Berkhotbah di Serambi Salomo
“dan kamu membunuh Sang Pemberi Hidup, yang sudah Allah bangkitkan dari antara orang mati. Tentang ini, kami adalah saksi-saksi.”Kisah Para Rasul 3:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.”Kisah Para Rasul 3:15 · TB
Terjemahan Baru
“Saudara-saudara membunuh Dia, padahal justru Dialah sumber hidup untuk semua orang. Dan Allah sudah menghidupkan Dia kembali dari kematian. Kami sudah menyaksikan sendiri hal itu.”Kisah Para Rasul 3:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesungguhnya kalian membunuh Dia yang adalah sumber hidup. Namun, Allah sudah menghidupkan Dia kembali dari kematian, dan kami diutus untuk bersaksi tentang kejadian itu.”Kisah Para Rasul 3:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And killed the Prince of life, whom God hath raised from the dead; whereof we are witnesses.”Kisah Para Rasul 3:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 3:15?
Petrus menuduh mereka telah membunuh Yesus, Sang Pemberi Hidup (Sumber Kehidupan), tetapi Allah membangkitkan-Nya dari kematian. Petrus dan para rasul adalah saksi hidup atas kebangkitan-Nya. Ini menggambarkan ironi yang tragis: manusia membunuh Sumber Kehidupan.
Latar belakang
Ironi kosmik: membunuh sumber kehidupan
Petrus menyebut Yesus 'Sang Pemberi Hidup' (arkhegon tes zoes) — secara harfiah 'pelopor/penulis kehidupan.' Dan orang-orang membunuhnya. Ini kontradiksi terbesar yang bisa dibayangkan. Namun Allah membalikkan semuanya dengan kebangkitan.
Di mana
Serambi Salomo, Bait Allah Yerusalem
Khotbah publik yang berani
Kapan
~30 M
Beberapa minggu setelah kebangkitan Yesus
Yang berbicara
Petrus
Rasul utama, pemimpin gereja perdana di Yerusalem
Kepada
Orang-orang Israel di Bait Allah
Orang Yahudi Yerusalem yang menyaksikan mujizat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀρχηγὸν τῆς ζωῆς
arkhegon tes zoes · Author of Life
Pelopor/penulis kehidupan — Yesus sebagai sumber dan pemrakarsa hidup itu sendiri
ἀπεκτείνατε
apekteinate · killed
Kamu bunuh — kata langsung, akusasi personal kepada pendengar
μάρτυρές
martyres · witnesses
Saksi — akar kata 'martir', seseorang yang bersaksi atas apa yang dilihat sendiri
'Martyres' (saksi) adalah klaim historis yang kuat. Dan 'arkhegon tes zoes' (Pelopor Kehidupan) adalah klaim teologis tertinggi. Petrus menyatukan keduanya: sejarah dan teologi, fakta dan makna.
Tahukah kamu
Para rasul sebagai saksi mata sejarah
Petrus mengklaim 'kami adalah saksi-saksi' — bukan mengutip kitab suci atau tradisi, tapi memberikan kesaksian orang pertama. Ini bukan teologi abstrak; ini klaim faktual yang bisa diverifikasi. Keberanian klaim ini di Yerusalem, hanya minggu-minggu setelah peristiwa, adalah luar biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 3:15
Ibrani 2:10
Yesus sebagai arkhegos (Pelopor) yang sama
“...adalah wajar bahwa Ia, yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu ada, dalam membawa banyak anak kepada kemuliaan, menyempurnakan Pelopor keselamatan mereka...”
Kisah Para Rasul 1:8
Mandat Yesus kepada para rasul untuk menjadi saksi
“...kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea dan Samaria...”
1 Korintus 15:14-15
Kebangkitan sebagai inti dari kesaksian
“Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah kepercayaan kamu. Kami ternyata juga menjadi saksi palsu dari Allah...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 3:15
✕ Sering dikira
'Saksi' di sini berarti siapa saja yang percaya kepada Yesus
✓ Yang sebenarnya
Petrus memakai kata ini khusus untuk mereka yang menyaksikan kebangkitan secara langsung — bukan semua orang percaya
✕ Sering dikira
Allah membangkitkan Yesus sebagai kompensasi atas kematian yang tidak adil
✓ Yang sebenarnya
Kebangkitan bukan sekadar koreksi — ini pembuktian bahwa Yesus memang Pemberi Hidup yang tidak bisa ditahan oleh maut
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 3:15
Yesus adalah sumber kehidupan kita. Jangan biarkan dosa 'membunuh' Dia dalam hidup kita, misalnya dengan mengabaikan firman-Nya atau hidup sesuka hati. Sadarilah bahwa kebangkitan-Nya memberi kita harapan baru.
Tuhan Yesus, Engkau adalah Sang Pemberi Hidup. Maafkanlah aku jika aku sering mengabaikan kehadiran-Mu. Mampukan aku untuk hidup bagi-Mu, karena Engkau telah bangkit. Amin.