Pertanyaan jebakan di tengah majelis hakim
Kisah Para Rasul 4:7
Ditangkap, Tapi Tak Bisa Dibungkam
“Ketika mereka menempatkan Petrus dan Yohanes di tengah-tengah, mereka bertanya, “Dengan kuasa apa atau dengan nama siapakah kamu melakukan hal ini?””Kisah Para Rasul 4:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: "Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?"”Kisah Para Rasul 4:7 · TB
Terjemahan Baru
“Petrus dan Yohanes dibawa menghadap mereka, lalu mereka bertanya, "Bagaimana caranya kalian menyembuhkan orang lumpuh itu? Dengan kekuatan apa atau dengan kekuasaan dari siapa kalian lakukan itu?"”Kisah Para Rasul 4:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka menyuruh kedua rasul itu berdiri di hadapan sidang mahkamah, lalu mengajukan pertanyaan, “Dengan kuasa apa atau atas nama siapa kamu berdua membuat orang lumpuh itu sembuh?””Kisah Para Rasul 4:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they had set them in the midst, they asked, By what power, or by what name, have ye done this?”Kisah Para Rasul 4:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 4:7?
Para pemimpin agama menanyakan kuasa atau nama yang dipakai Petrus dan Yohanes untuk menyembuhkan. Ini menunjukkan bahwa mereka lebih fokus pada otoritas manusia daripada mujizat yang terjadi, dan ingin mencari dasar untuk menuduh para rasul.
Latar belakang
Ditaruh di tengah dan diinterogasi
Dalam prosedur Sanhedrin, terdakwa ditaruh di tengah ruangan, dikelilingi 71 anggota majelis. Pertanyaan 'dengan kuasa apa?' adalah pertanyaan formal hukum Yahudi tentang legitimasi — siapa yang memberi otoritas kepada kalian? Ini bukan pertanyaan ringan.
Di mana
Ruang sidang Sanhedrin, Yerusalem
Petrus & Yohanes ditaruh di tengah — posisi terdakwa
Kapan
~30 M
Gereja mula-mula di bawah tekanan
Yang berbicara
Para pemimpin Sanhedrin
Majelis imam, tetua, dan ahli Taurat Yerusalem
Kepada
Petrus dan Yohanes
Dua rasul yang baru semalam dipenjara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δυνάμει
dynamei · kuasa
kemampuan atau otoritas yang datang dari sumber tertentu
ποίῳ ὀνόματι
poio onomati · nama siapa
nama = otoritas yang diwakilinya, bukan sekadar identitas
ἐν τῷ μέσῳ
en to meso · di tengah-tengah
posisi terdakwa resmi dalam prosedur sidang Yahudi
Pertanyaan mereka sebenarnya: sumber kuasa (dynamei) apa dan nama (onomati) otoritas apa yang kamu pakai? Di dunia Yahudi, bertindak atas nama seseorang berarti kamu mewakili dan terikat padanya.
Tahukah kamu
Pertanyaan yang sama pernah mereka tanya ke Yesus
Di Lukas 20:2, para pemimpin bertanya kepada Yesus: 'Dengan kuasa apa Engkau melakukan hal-hal ini?' Kini pertanyaan yang sama diajukan kepada murid-murid-Nya. Polanya berulang — tapi hasilnya berbeda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 4:7
Lukas 20:2
pertanyaan sama ke Yesus
“Katakan kepada kami, dengan kuasa apa Engkau melakukan hal-hal ini, atau siapakah yang memberikan kuasa ini kepada-Mu?”
Kisah Para Rasul 3:6
nama yang Petrus pakai untuk menyembuhkan
“Dalam nama Kristus Yesus orang Nazaret itu, bangun dan berjalanlah!”
Filipi 2:9-10
kuasa nama Yesus
“Allah juga telah meninggikan Dia dengan sangat dan memberikan kepada-Nya nama yang di atas segala nama.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 4:7
✕ Sering dikira
"Pertanyaan ini menunjukkan para pemimpin ingin tahu tentang Yesus."
✓ Yang sebenarnya
Ini pertanyaan interogasi formal untuk menjerat terdakwa — bukan ekspresi rasa ingin tahu yang tulus.
✕ Sering dikira
"Kuasa di sini berarti kekuatan fisik atau semacam sihir."
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks hukum Yahudi, 'kuasa' berarti otoritas yang sah — siapa yang memberikan mandat kepada kamu untuk bertindak.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 4:7
Saat melihat karya Allah, jangan terjebak pada pertanyaan tentang otoritas atau prosedur. Fokuslah pada apa yang Allah lakukan di sekitar kita, dan bersikaplah terbuka terhadap cara-Nya yang mungkin di luar kebiasaan.
Tuhan, ajari aku untuk melihat pekerjaan-Mu dengan hati yang terbuka, bukan dengan kecurigaan. Amin.