Pengemis lumpuh di Gerbang Indah
Kisah Para Rasul 3:2
Mukjizat di Pintu Gerbang Indah
“Lalu, seorang laki-laki yang lumpuh sejak dalam kandungan ibunya digotong. Setiap hari mereka meletakkannya di pintu gerbang Bait Allah yang bernama Pintu Gerbang Indah untuk meminta sedekah dari orang-orang yang akan masuk ke Bait Allah.”Kisah Para Rasul 3:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.”Kisah Para Rasul 3:2 · TB
Terjemahan Baru
“Di sana di pintu gerbang yang disebut "Pintu Indah", ada seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahir. Setiap hari orang itu dibawa ke sana untuk mengemis kepada orang-orang yang masuk ke Rumah Tuhan.”Kisah Para Rasul 3:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di pintu teras rumah Allah yang bernama Gerbang Indah, ada seorang pengemis yang kakinya lumpuh sejak lahir. Setiap hari teman-temannya menempatkan dia di situ supaya dia bisa meminta-minta sedekah dari orang-orang yang keluar-masuk teras itu.”Kisah Para Rasul 3:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And a certain man lame from his mother’s womb was carried, whom they laid daily at the gate of the temple which is called Beautiful, to ask alms of them that entered into the temple;”Kisah Para Rasul 3:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 3:2?
Ada seorang laki-laki lumpuh sejak lahir yang setiap hari digotong dan diletakkan di Pintu Gerbang Indah untuk meminta sedekah. Ia hidup dalam keterbatasan dan bergantung pada belas kasihan orang lain.
Latar belakang
Strategi minta sedekah di tempat paling ramai
Orang ini sudah lumpuh sejak lahir dan diletakkan setiap hari di gerbang paling strategis. Gerbang Indah adalah pintu masuk ke Pelataran Wanita — semua pengunjung pasti lewat sini. Ini bukan kebetulan; ada orang yang setiap hari mengangkat dia ke sana sebagai mata pencaharian.
Di mana
Pintu Gerbang Indah, Bait Allah Yerusalem
Gerbang timur kompleks Bait Allah, tempat ramai peziarah
Kapan
~30 M
Gereja perdana baru terbentuk setelah Pentakosta
Yang berbicara
Narator (Lukas)
Tabib dan penulis Injil Lukas & Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus & pembaca umum
Orang percaya yang ingin tahu sejarah gereja awal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
χωλός
kholos · lame
Lumpuh sejak lahir, tidak bisa berjalan sama sekali
Ὡραίαν
Horaian · Beautiful Gate
Indah / cantik — kemungkinan Gerbang Nikanor dari perunggu Korintus
ἐλεημοσύνην
eleemosynen · alms
Sedekah sebagai tindakan belas kasih yang wajib dalam hukum Taurat
Kata 'eleemosynen' bukan sekadar 'uang receh' — dalam tradisi Yahudi, memberi sedekah adalah kewajiban agama. Pengemis ini tahu betul posisi strategisnya di gerbang paling ramai.
Tahukah kamu
Gerbang Indah yang megah
Gerbang yang kemungkinan disebut 'Pintu Gerbang Indah' ini dikenal dalam sumber Yahudi kuno sebagai Gerbang Nikanor — terbuat dari perunggu Korintus yang sangat mahal, jauh lebih berharga dari gerbang berlapis emas lainnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 3:2
Imamat 19:9-10
Sistem perlindungan sosial bagi orang lemah dalam hukum Taurat
“Kamu tidak boleh memungut habis hasil ladangmu... supaya orang miskin dan orang asing dapat mengambilnya.”
Yohanes 9:1
Pola mujizat pada orang yang cacat sejak lahir
“Ketika Yesus lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya.”
Lukas 16:20
Pengemis di pintu gerbang sebagai gambaran umum
“Ada seorang pengemis bernama Lazarus... terbaring di depan pintu gerbang orang kaya itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 3:2
✕ Sering dikira
Orang ini malas dan pilih mengemis daripada bekerja
✓ Yang sebenarnya
Ia lumpuh sejak lahir — di dunia Romawi-Yahudi tidak ada opsi kerja untuk kondisi seperti ini
✕ Sering dikira
Gerbang Indah itu pintu masuk utama Bait Allah
✓ Yang sebenarnya
Gerbang Indah adalah pintu masuk ke Pelataran Wanita, bukan gerbang paling luar
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 3:2
Kita sering melihat orang-orang yang lemah dan membutuhkan di sekitar kita. Jangan abaikan mereka, karena mungkin di balik kebutuhan fisik mereka ada kesempatan untuk menunjukkan kasih dan kuasa Tuhan.
Tuhan, berikan aku hati yang peka untuk melihat mereka yang menderita dan berani untuk menolong sesuai kemampuan yang Kau berikan. Amin.