Berlayar lambat dilawan angin
Kisah Para Rasul 27:7
Susah payah mencapai Knidus dan Kreta
“Kami berlayar dengan lambat selama beberapa hari, dan dengan susah payah kami tiba di Knidus. Karena angin tidak memungkinkan kami untuk pergi lebih jauh, kami berlayar menyusuri pantai Kreta ke arah tanjung Salmone.”Kisah Para Rasul 27:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Selama beberapa hari berlayar, kami hampir-hampir tidak maju dan dengan susah payah kami mendekati Knidus. Karena angin tetap tidak baik, kami menyusur pantai Kreta melewati tanjung Salmone.”Kisah Para Rasul 27:7 · TB
Terjemahan Baru
“Beberapa hari lamanya kami berlayar lambat sekali, dan dengan susah payah akhirnya kami sampai sejauh kota Knidus. Kemudian karena angin masih juga buruk, kami tidak dapat meneruskan pelayaran ke jurusan semula. Maka kami berlayar ke selatan pulau Kreta melewati Tanjung Salmone supaya di sana kami terlindung dari angin.”Kisah Para Rasul 27:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena angin terus bertiup dengan keras dari arah depan kapal, selama beberapa hari pelayaran kami maju dengan sangat lambat, dan dengan susah payah kami tiba di dekat kota Kenidus. Kemudian, karena angin terus saja menghalangi kapal bergerak maju, maka kami berlayar ke arah selatan. Dengan menyusuri pantai selatan pulau Kreta dekat tanjung Salmone, kapal sedikit terlindung dari angin.”Kisah Para Rasul 27:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when we had sailed slowly many days, and scarce were come over against Cnidus, the wind not suffering us, we sailed under Crete, over against Salmone;”Kisah Para Rasul 27:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 27:7?
Paulus dan rombongannya berlayar perlahan karena angin bertiup melawan mereka. Mereka kesulitan mencapai Knidus dan akhirnya harus berlayar mengikuti pantai Kreta menuju tanjung Salmone. Ini menunjukkan bahwa perjalanan mereka penuh hambatan dan membutuhkan kesabaran.
Latar belakang
Merangkak melawan angin
Selama berhari-hari mereka maju sangat lambat. Angin tak mengizinkan jalur normal, jadi mereka membelok berlindung di balik Kreta lewat tanjung Salmone. Setiap mil ditempuh dengan susah payah.
Di mana
Knidus & tanjung Salmone
Tanjung di ujung timur Pulau Kreta
Kapan
~60 M
Pelayaran melawan badai
Yang berbicara
Lukas
Dokter penulis, saksi mata
Kepada
Pembaca
Pengikut kisah perjalanan rasul
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
βραδυπλοοῦντες
bradyploountes · slowly
berlayar dengan lambat
μόλις
molis · with difficulty
dengan susah payah
προσεῶντος
proseōntos · did not allow
tidak mengizinkan maju
Kata 'molis' (susah payah) muncul berulang — Lukas menekankan betapa berat perjuangan melawan alam ini.
Tahukah kamu
Kecepatan keong
Jarak Mira ke Knidus normalnya cepat, tapi angin menentang membuatnya makan banyak hari. Pelaut kuno tak berdaya melawan angin barat yang konsisten.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 27:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 27:7
✕ Sering dikira
"Mereka sengaja berlayar santai."
✓ Yang sebenarnya
Mereka lambat karena terus dipukul angin yang menentang.
✕ Sering dikira
"Knidus tujuan akhir mereka."
✓ Yang sebenarnya
Knidus hanya titik lewat; mereka terpaksa membelok ke Kreta.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 27:7
Dalam hidup, kita sering menghadapi 'angin lawan' yang membuat segalanya berjalan lambat dan susah. Saat itu, ingatlah bahwa Tuhan tetap bersama kita, dan mungkin Dia sedang mengarahkan kita ke jalan yang lebih aman, seperti Paulus yang akhirnya dilindungi dari badai.
Tuhan, saat aku menghadapi hambatan dan keterlambatan, beri aku kesabaran dan keyakinan bahwa Engkau sedang bekerja dalam perjalananku. Amin.