Mengikat kapal agar tak pecah

Kisah Para Rasul 27:17

Takut terdampar di pasir Sirtis

Setelah awak kapal mengerek sekoci ke atas kapal, mereka menggunakan tali-tali penolong untuk memperkuat kapal itu. Karena mereka takut terdampar di Sirtis, mereka menurunkan alat-alat kapal sehingga membiarkan kapal mereka terombang-ambing.

Kisah Para Rasul 27:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 27:17?

Mereka mengikat kapal dengan tali untuk memperkuatnya dan menurunkan layar karena takut kandas di Sirtis. Ini adalah tindakan pencegahan yang cerdas. Ayat ini mengajarkan pentingnya berjaga-jaga dan melakukan persiapan untuk menghadapi bahaya yang mungkin datang.

Latar belakang

Mengikat lambung kapal

Awak melilitkan tali penolong mengelilingi lambung kapal agar tak terbelah ombak. Mereka sangat takut terseret ke Sirtis, beting pasir mematikan di lepas pantai Afrika. Maka mereka menurunkan layar dan pasrah hanyut.

Di mana

Menuju beting Sirtis

Perairan menakutkan dekat pantai Afrika Utara

Kapan

~60 M

Pertahanan darurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mengamankan sekoci
Mulai membuang muatan
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Dokter penulis, saksi mata

P

Kepada

Pembaca

Pengikut kisah perjalanan rasul

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

βοηθείαις

boētheiais · undergirding

tali penolong, bantuan

Σύρτιν

Syrtin · Syrtis

beting pasir maut

ἐφέροντο

epheronto · driven

dibawa hanyut

Mereka memakai 'boētheiai' (bantuan/tali) untuk bertahan — manusia berusaha maksimal, tapi keselamatan akhir ada di tangan Allah.

Tahukah kamu

Sirtis 'kuburan kapal'

Sirtis adalah hamparan pasir dangkal di lepas Libya yang terkenal menelan kapal. Pelaut menyebutnya momok — terjebak di sana berarti maut.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 27:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 27:17

✕  Sering dikira

"Mengikat kapal cara putus asa belaka."

✓  Yang sebenarnya

Itu teknik nyata pelaut untuk menahan lambung kapal pecah.

✕  Sering dikira

"Sirtis cuma daerah biasa."

✓  Yang sebenarnya

Sirtis beting pasir maut yang sangat ditakuti pelaut.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 27:17

Sebelum menghadapi tantangan, kita perlu mempersiapkan diri dengan baik. Ini bisa berupa belajar, menabung, atau menjaga kesehatan. Persiapan yang matang adalah bentuk iman yang bertanggung jawab, bukan kurang percaya pada Tuhan.

Tuhan, bantu aku untuk menjadi pribadi yang bijak dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan, tanpa melupakan ketergantungan pada-Mu. Amin.