Membuang muatan ke laut

Kisah Para Rasul 27:18

Badai memaksa mengorbankan barang

Pada hari berikutnya, karena kami diombang-ambingkan dengan terjangan badai yang begitu hebat, orang-orang mulai membuang muatan kapal.

Kisah Para Rasul 27:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 27:18?

Karena badai semakin hebat, mereka mulai membuang muatan kapal untuk meringankan beban. Ini adalah tindakan darurat yang menyadarkan bahwa hal-hal materi tidak sepenting keselamatan jiwa. Ayat ini mengajarkan tentang prioritas dan rela melepas sesuatu yang berharga demi hal yang lebih penting.

Latar belakang

Mengorbankan harta

Hari berikutnya badai makin hebat, jadi mereka mulai membuang muatan ke laut. Padahal muatan gandum itu yang membuat pelayaran ini ada. Demi bertahan hidup, semua harta dilepas.

Di mana

Laut terbuka diterjang badai

Kapal terombang-ambing tanpa arah

Kapan

~60 M

Badai memuncak

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mengikat kapal
Membuang alat kapal
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Dokter penulis, saksi mata

P

Kepada

Pembaca

Pengikut kisah pelayaran Paulus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

χειμαζομένων

cheimazomenōn · tossed

diombang-ambingkan badai

ἐκβολὴν

ekbolēn · jettison

membuang muatan ke laut

ἐποιοῦντο

epoiounto · made

(mulai) melakukan/membuang

Kata 'ekbolē' (membuang muatan) sama dengan kisah Yunus — saat badai mengamuk, manusia rela melepas apa pun demi hidup.

Tahukah kamu

Nyawa di atas harta

Membuang gandum berarti membuang seluruh tujuan komersial pelayaran. Saat hidup terancam, prioritas berubah total — harta jadi tak berarti.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 27:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 27:18

✕  Sering dikira

"Membuang muatan tanda mereka panik tak berpikir."

✓  Yang sebenarnya

Itu tindakan rasional meringankan kapal agar bertahan.

✕  Sering dikira

"Harta lebih penting daripada nyawa."

✓  Yang sebenarnya

Mereka justru mengorbankan harta demi keselamatan jiwa.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 27:18

Dalam hidup, kita mungkin perlu melepaskan hal-hal yang menjadi beban, baik itu harta, kebiasaan, atau bahkan hubungan yang tidak sehat. Jangan terlalu terikat pada hal duniawi sehingga mengorbankan keselamatan iman kita.

Tuhan, beri aku keberanian untuk melepaskan hal-hal yang menghalangi hubunganku dengan-Mu, dan jadikan aku fokus pada hal yang terutama. Amin.