Naik turun di lautan
Mazmur 107:26
Tuhan menolong dalam segala kesesakan
“Mereka naik ke langit; mereka turun ke samudra; jiwa mereka luluh oleh malapetaka.”Mazmur 107:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur karena celaka;”Mazmur 107:26 · TB
Terjemahan Baru
“Kapal-kapal terangkat tinggi ke udara, lalu dihempaskan ke dasar samudra. Orang-orang kehilangan keberanian menghadapi bahaya sebesar itu.”Mazmur 107:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“They mount up to the heaven, they go down again to the depths: their soul is melted because of trouble.”Mazmur 107:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 107:26?
Ayat ini menggambarkan pengalaman para pelaut yang diombang-ambingkan oleh ombak besar. Mereka naik ke langit (ombak tinggi) dan turun ke samudra (lembah ombak), sehingga jiwa mereka hancur oleh ketakutan. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya badai dan betapa tidak berdayanya manusia.
Latar belakang
Ketakutan yang meluluhlantakkan
Gelombang raksasa membuat kapal terangkat tinggi ke langit lalu jatuh ke jurang. Para pelaut kehilangan kendali dan keberanian, jiwa mereka 'luluh' karena takut. Ini menggambarkan ketidakberdayaan manusia di hadapan alam.
Di mana
Yerusalem
Dalam ibadah di Bait Allah
Kapan
~500 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Pemazmur
Penyembah Allah, mungkin seorang imam atau penyair
Kepada
Umat Israel
Jemaat yang beribadah kepada TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָלָה
alah · naik
naik ke atas, mendaki
יָרַד
yarad · turun
turun, turun dari tempat tinggi
מוֹג
mog · luluh
meleleh, larut, hancur karena takut
Kombinasi naik-turun (alah-yarad) menggambarkan kapal yang terlempar tak menentu, sedangkan 'luluh' (mog) menunjukkan jiwa yang meleleh seperti lilin. Ini adalah gambaran kehancuran mental yang total.
Tahukah kamu
Mabuk laut
Frasa 'sempoyongan seperti orang mabuk' adalah gambaran akurat tentang mabuk laut, ketika keseimbangan terganggu oleh gerakan kapal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 107:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 107:26
✕ Sering dikira
Tuhan meninggalkan manusia sehingga mereka takut.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tidak menghakimi, justru mengundang manusia untuk berseru kepada Tuhan yang dapat menolong.
✕ Sering dikira
Ketakutan adalah tanda kurang iman.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan adalah respons manusiawi; pentingnya adalah berseru kepada Tuhan dengan jujur dalam kesesakan.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 107:26
Ketika kita merasa diombang-ambingkan oleh masalah hidup, jangan mengandalkan kekuatan sendiri. Akui ketakutan kita, tetapi ingatlah bahwa Tuhan mampu menenangkan badai apa pun.
Ya Tuhan, saat jiwaku hancur karena badai, tolonglah aku untuk tetap berpegang pada-Mu. Amin.