Kapal menyerah pada angin
Kisah Para Rasul 27:15
Tak sanggup melawan, dibiarkan hanyut
“Ketika kapal kami dilanda oleh angin itu dan tidak sanggup lagi menghadapi halauannya, kami menyerah dan membiarkan kapal kami terombang-ambing.”Kisah Para Rasul 27:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kapal itu dilandanya dan tidak tahan menghadapi angin haluan. Karena itu kami menyerah saja dan membiarkan kapal kami terombang-ambing.”Kisah Para Rasul 27:15 · TB
Terjemahan Baru
“dan memukul kapal kami. Oleh sebab tidak mungkin kapal berlayar terus melawan angin, maka kami menyerah saja dan membiarkan kapal terhanyut dibawa angin.”Kisah Para Rasul 27:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kapal kami terjebak di tengah angin topan dan tidak mungkin bisa berlayar lagi melawan angin keras itu. Jadi para anak buah kapal membiarkan kapal terbawa oleh angin.”Kisah Para Rasul 27:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the ship was caught, and could not bear up into the wind, we let her drive.”Kisah Para Rasul 27:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 27:15?
Kapal tidak mampu melawan angin topan, jadi awak kapal menyerah dan membiarkan kapal terombang-ambing. Ini menggambarkan titik di mana manusia tidak bisa berbuat apa-apa selain pasrah. Dalam hidup, ada saat-saat di mana kita harus mengakui keterbatasan kita dan berserah kepada Tuhan.
Latar belakang
Pasrah pada badai
Kapal tak sanggup lagi melawan arah angin. Akhirnya mereka menyerah dan membiarkan kapal terombang-ambing dibawa badai. Kendali sudah lepas dari tangan manusia.
Di mana
Laut terbuka, lepas Kreta
Kapal hanyut tak terkendali
Kapan
~60 M
Kehilangan kendali
Yang berbicara
Lukas
Dokter penulis, saksi mata
Kepada
Pembaca
Pengikut kisah perjalanan rasul
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
συναρπασθέντος
synarpasthentos · caught
tersambar, terseret kuat
ἀντοφθαλμεῖν
antophthalmein · face into
menatap/melawan langsung
ἐπιδόντες
epidontes · gave way
menyerahkan, melepaskan
Kapal tak bisa lagi 'menatap' (antophthalmein) badai; saat manusia menyerah, di situlah Allah mulai bekerja.
Tahukah kamu
Kapal layar tak bisa melawan angin langsung
Tanpa mesin, kapal kuno tak bisa berlayar lurus melawan angin kencang. Sekali ditangkap topan, mereka cuma bisa pasrah hanyut.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 27:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 27:15
✕ Sering dikira
"Awak kapal pengecut karena menyerah."
✓ Yang sebenarnya
Melawan topan langsung memang mustahil bagi kapal layar.
✕ Sering dikira
"Allah sudah meninggalkan mereka."
✓ Yang sebenarnya
Justru saat tak berdaya, Allah menyiapkan penyelamatan.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 27:15
Ada kalanya kita sudah berusaha maksimal tetapi masih kalah. Saat itu, jangan putus asa, tetapi serahkan semuanya kepada Tuhan. Pasrah bukan berarti menyerah, melainkan percaya bahwa Tuhan memegang kendali.
Tuhan, ketika aku tidak sanggup lagi berjuang, tolong aku untuk berserah penuh kepada-Mu, sebab Engkau yang memegang kendali. Amin.