Menyetujui hukuman mati orang percaya

Kisah Para Rasul 26:10

Paulus akui ikut mengirim orang ke penjara

Dan, itulah yang aku lakukan di Yerusalem. Aku bukan hanya memasukkan orang-orang kudus ke dalam penjara, setelah menerima wewenang dari imam-imam kepala, tetapi juga ketika mereka dihukum mati, aku menyetujuinya.

Kisah Para Rasul 26:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 26:10?

Paulus menceritakan bahwa ia dulu memasukkan orang-orang kudus (pengikut Yesus) ke penjara dan menyetujui hukuman mati mereka. Ini menunjukkan betapa ia dulu sangat anti terhadap pengikut Yesus, tetapi kemudian diubahkan oleh kasih Kristus.

Latar belakang

Tangan yang dulu berdarah

Paulus tak menutupi: dengan surat kuasa dari imam-imam kepala, ia menjebloskan orang-orang percaya ke penjara. Bahkan saat mereka dihukum mati, ia ikut menyetujuinya. Pengakuan brutal ini menunjukkan betapa jauh perubahan hidupnya.

Di mana

Yerusalem (diceritakan)

Paulus mengenang aksinya di kota suci

Kapan

~34 M (kenangan)

Paulus mengingat masa penganiayaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mengaku menentang Yesus
Memaksa orang menghujat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Bekas eksekutor kebijakan anti-Kristen di Yerusalem

R

Kepada

Raja Agripa II

Raja yang mendengar pengakuan keras Paulus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἁγίων

hagiōn · saints

orang-orang kudus, milik Allah

ἐξουσίαν

exousian · authority

wewenang, surat kuasa

κατήνεγκα ψῆφον

katēnenka psēphon · cast my vote

memberikan suara/batu suara

Paulus menyebut korbannya 'hagioi' (orang kudus) — kini ia mengakui telah memburu justru orang-orang milik Allah.

Tahukah kamu

'Memberikan suara' melawan mereka

Frasa 'aku menyetujuinya' secara harfiah berarti melemparkan batu suara — bahasa pemungutan suara, mungkin menyiratkan peran resmi Saulus dalam vonis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 26:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 26:10

✕  Sering dikira

'Paulus hanya pengamat pasif penganiayaan.'

✓  Yang sebenarnya

Ia memenjarakan orang percaya dan menyetujui hukuman mati mereka.

✕  Sering dikira

'Wewenangnya tak resmi.'

✓  Yang sebenarnya

Ia bertindak dengan surat kuasa dari imam-imam kepala, sangat resmi.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 26:10

Masa lalu yang kelam tidak menentukan masa depanmu. Seperti Paulus, kamu bisa diubahkan dan dipakai Tuhan. Jangan biarkan rasa bersalah menghalangi langkahmu untuk melayani Tuhan sekarang.

Tuhan, terima kasih Engkau sanggup mengubahkan hidupku. Ajari aku mengampuni diriku sendiri dan melayani-Mu dengan setia. Amin.