Si pemburu mengasah ancamannya
Kisah Para Rasul 9:1
Musuh terbesar gereja berubah arah
“Namun, Saulus, sambil terus melakukan ancaman dan pembunuhan terhadap murid-murid Tuhan, pergi menghadap Imam Besar,”Kisah Para Rasul 9:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,”Kisah Para Rasul 9:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sementara itu Saulus terus saja ingin mengancam dan membunuh pengikut-pengikut Tuhan Yesus. Ia pergi kepada imam agung,”Kisah Para Rasul 9:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sementara itu, Saulus masih giat menganiaya para pengikut Tuhan Yesus dan mengancam akan membunuh mereka. Dia pergi kepada imam besar”Kisah Para Rasul 9:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Saul, yet breathing out threatenings and slaughter against the disciples of the Lord, went unto the high priest,”Kisah Para Rasul 9:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 9:1?
Saulus, yang kemudian menjadi Rasul Paulus, masih berniat membunuh para pengikut Yesus. Ia pergi menemui Imam Besar untuk mendapatkan surat resmi yang memberi kuasa untuk menangkap mereka di Damsyik. Ini menunjukkan bahwa sebelum bertobat, Saulus sangat serius dalam menganiaya pengikut Kristus, bahkan dengan dukungan otoritas agama.
Latar belakang
Belum puas hanya di Yerusalem
Setelah ikut menyetujui kematian Stefanus, Saulus terus memburu para pengikut Yesus dengan penuh nafsu. Bukan lagi sekadar amarah, melainkan obsesi yang membuatnya pergi langsung ke Imam Besar untuk minta wewenang resmi. Dia ingin penganiayaan ini menyebar ke luar kota.
Di mana
Yerusalem
Kompleks Bait Allah · ruang Imam Besar · suasana represi
Kapan
~34 M
Penganiayaan gereja perdana memuncak
Yang berbicara
Lukas
Dokter dan penulis Injil, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus
Pembaca utama, kemungkinan pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐμπνέων
empneōn · breathing threats
Menghembuskan — ancaman jadi napasnya sehari-hari, bukan ledakan sesaat.
φόνου
phonou · murder
Pembunuhan dengan sengaja — Saulus serius, bukan cuma menggertak.
μαθητῶν
mathētōn · disciples
Murid — orang yang belajar dan mengikuti seorang guru sepenuh hati.
Lukas sengaja memilih kata-kata keras: Saulus bukan penjahat setengah hati, melainkan pemburu yang darah dan napasnya tertuju pada penghancuran murid-murid Yesus.
Tahukah kamu
Napas yang berbau ancaman
Frasa Yunaninya secara harfiah berarti 'menghembuskan ancaman dan pembunuhan' — seolah ancaman itu adalah udara yang Saulus hirup dan keluarkan setiap kali bernapas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 9:1
Kisah Para Rasul 8:3
Pola perburuan Saulus
“Saulus terus berusaha membinasakan jemaat. Ia memasuki rumah demi rumah, menyeret laki-laki dan perempuan, lalu menyerahkan mereka ke penjara.”
Galatia 1:13
Pengakuan Paulus sendiri
“Sebab, kamu telah mendengar tentang cara hidupku dahulu dalam agama Yahudi, betapa kerasnya aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.”
1 Timotius 1:13
Saulus si penganiaya
“walaupun dahulu aku adalah seorang penghujat dan penganiaya serta penindas.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 9:1
✕ Sering dikira
"Saulus cuma ikut arus, tidak benar-benar membenci."
✓ Yang sebenarnya
Lukas memakai kata 'pembunuhan' dan 'ancaman' — ini kebencian aktif dan terencana, bukan ikut-ikutan.
✕ Sering dikira
"Imam Besar tidak terlibat langsung."
✓ Yang sebenarnya
Justru Saulus mendatangi Imam Besar untuk minta restu resmi; otoritas agama jadi sponsor perburuan ini.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 9:1
Terkadang kita bisa sangat bersemangat dalam hal yang salah, seperti Saulus yang mengira dirinya melayani Tuhan padahal justru melawan-Nya. Evaluasilah motivasi dan tindakan kita, apakah benar-benar sesuai dengan kehendak Tuhan atau hanya berdasarkan keyakinan sendiri yang keliru.
Tuhan, ampunilah aku jika selama ini aku bersemangat dalam hal yang tidak Engkau kehendaki. Bimbinglah aku untuk selalu berjalan dalam kebenaran-Mu. Amin.