Tuduhan meleset dari dugaan

Kisah Para Rasul 25:18

Festus terkejut, tak ada kejahatan

Ketika para penuduhnya itu berdiri, mereka tidak menyampaikan tuduhan-tuduhan jahat seperti yang aku bayangkan.

Kisah Para Rasul 25:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 25:18?

Festus mengakui bahwa para penuduh Paulus tidak mengajukan tuduhan pidana yang serius, melainkan hanya perselisihan tentang agama mereka dan tentang Yesus yang sudah mati, tapi Paulus katakan hidup. Ini menunjukkan inti konflik adalah soal kebangkitan Yesus.

Latar belakang

Bukan penjahat yang dibayangkan

Saat para penuduh berdiri, mereka tak menyampaikan kejahatan seperti yang Festus bayangkan. Ia mengira akan mendengar tuduhan kriminal berat. Yang muncul justru bukan tindak pidana sama sekali.

Di mana

Kaisarea

Festus mengaku tuduhan tak sesuai harapannya

Kapan

~59 M

Festus heran

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sidang dibuka
Soal agama & Yesus
Kamu di sini
F

Yang berbicara

Festus

Gubernur yang bingung tuduhannya bukan kriminal

R

Kepada

Raja Agripa II

Mendengar pengakuan Festus soal kasus janggal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

κατήγοροι

katēgoroi · accusers

para penuduh

σταθέντες

stathentes · stood up

berdiri (untuk menuduh)

ὑπενόουν

hypenooun · I supposed

kuduga, kuperkirakan

'Yang kuduga' membongkar bahwa kenyataan jauh dari ekspektasi Festus — tak ada kejahatan kriminal di sana.

Tahukah kamu

Kesaksian dari pihak lawan

Pengakuan Festus ini sebenarnya membela Paulus: bahkan gubernur Romawi mengakui tak ada kejahatan nyata. Lukas memakai mulut penguasa untuk membuktikan Paulus tak bersalah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 25:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 25:18

✕  Sering dikira

"Festus mendengar kejahatan berat."

✓  Yang sebenarnya

Ia justru heran karena tak ada tuduhan kriminal sama sekali.

✕  Sering dikira

"Festus ingin menghukum Paulus."

✓  Yang sebenarnya

Pengakuannya malah membela kepolosan Paulus.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 25:18

Seringkali konflik yang kita hadapi sebenarnya berasal dari perbedaan keyakinan atau pemahaman. Kita belajar untuk berdialog dengan hormat, mengakui perbedaan, dan mencari titik temu dalam kasih.

Tuhan, bantulah kami untuk menghadapi perbedaan dengan bijaksana, mengutamakan damai dan kasih dalam setiap perdebatan. Amin.