Di balik pintu: 'Orang ini tak bersalah'

Kisah Para Rasul 26:31

Para petinggi sepakat Paulus tak layak dihukum

Lalu, sementara mereka meninggalkan ruangan itu, mereka berbicara satu sama lain, “Orang ini tidak melakukan apa pun yang pantas dibandingkan dengan hukuman mati atau penjara.”

Kisah Para Rasul 26:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 26:31?

Ayat ini menunjukkan bahwa setelah mendengar pembelaan Paulus, para pejabat Romawi dan raja Agripa sepakat bahwa Paulus tidak bersalah dan tidak layak dihukum mati atau dipenjara. Mereka mengakui bahwa tuduhan orang Yahudi tidak berdasar dan Paulus tidak melakukan kejahatan.

Latar belakang

Putusan di lorong istana

Sambil meninggalkan ruangan, para penguasa berbicara satu sama lain dan sepakat: Paulus tidak melakukan apa pun yang pantas dihukum mati atau dipenjara. Ini pengakuan dari kalangan tertinggi bahwa tuduhan terhadap Paulus tidak berdasar.

Di mana

Kaisarea Maritima

Mereka berbincang sambil meninggalkan ruangan

Kapan

~59 M

Kesimpulan privat para penguasa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sidang ditutup
Agripa bicara ke Festus
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Para petinggi (Agripa, Festus, dll)

Penguasa yang berdiskusi tertutup soal Paulus

S

Kepada

Satu sama lain

Lingkaran pejabat yang menimbang nasib Paulus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἄξιον

axion · worthy

pantas, layak

θανάτου

thanatou · death

kematian, hukuman mati

δεσμῶν

desmōn · chains

belenggu, penjara

Mereka menyimpulkan tak ada yang 'axion' (pantas) untuk hukuman — pengakuan resmi bahwa Paulus tak bersalah secara hukum.

Tahukah kamu

Gema 'tak bersalah' seperti Yesus

Kesimpulan 'tak ada kesalahan yang pantas dihukum mati' menggemakan vonis Pilatus atas Yesus — Lukas sengaja menarik paralel antara nasib Tuhan dan rasul-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 26:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 26:31

✕  Sering dikira

'Para petinggi yakin Paulus bersalah.'

✓  Yang sebenarnya

Mereka justru sepakat ia tak melakukan apa pun yang pantas dihukum.

✕  Sering dikira

'Diskusi ini bersifat resmi dan mengikat.'

✓  Yang sebenarnya

Ini percakapan privat di lorong, bukan vonis formal.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 26:31

Kita bisa belajar bahwa kebenaran pada akhirnya akan terbukti, meskipun kita harus melalui proses yang sulit. Ketika kita hidup dengan integritas, Tuhan dapat memakai orang lain untuk membela kita. Jangan takut untuk membela kebenaran dengan cara yang santun dan penuh hikmat.

Tuhan, tolong kami untuk tetap berpegang pada kebenaran dan percaya bahwa Engkau akan membela kami di waktu-Mu yang tepat. Amin.