Umpan: minta Paulus dibawa lalu disergap
Kisah Para Rasul 23:15
Jebakan di Balik Permintaan Sidang
“Sekarang, oleh karena itu, engkau, bersama dengan Sanhedrin, beritahukan kepala pasukan untuk membawanya turun kepadamu, seolah-olah engkau akan memutuskan perkaranya dengan lebih teliti lagi dan kami siap untuk membunuhnya sebelum ia mendekat ke tempat ini.””Kisah Para Rasul 23:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena itu hendaklah kamu bersama- sama dengan Mahkamah Agama Kisah Para Rasul 23.16–19 143 menganjurkan kepada kepala pasukan, supaya ia menghadapkan Paulus lagi kepada kamu, seolah-olah kamu hendak memeriksa perkaranya lebih teliti, dan sementara itu kami sudah siap sedia untuk membunuh dia sebelum ia sampai kepada kamu."”Kisah Para Rasul 23:15 · TB
Terjemahan Baru
“Nah, sekarang Saudara-saudara dengan anggota-anggota Mahkamah Agama hendaknya mengirim surat kepada komandan pasukan Roma itu untuk minta dia membawa Paulus kembali menghadap kalian, seolah-olah kalian mau memeriksa lagi perkaranya dengan lebih teliti. Dan kami akan siap untuk membunuh dia sebelum ia sampai di sini."”Kisah Para Rasul 23:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi kalian atas nama sidang Mahkamah Agama, mintalah kepada komandan batalion supaya Paulus dibawa lagi kepada kalian besok, seolah-olah kalian mau memeriksa perkaranya lebih teliti. Kami akan membunuhnya sewaktu dia dalam perjalanan ke sini.””Kisah Para Rasul 23:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore ye with the council signify to the chief captain that he bring him down unto you to morrow, as though ye would enquire something more perfectly concerning him: and we, or ever he come near, are ready to kill him.”Kisah Para Rasul 23:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 23:15?
Para konspirator meminta imam-imam kepala dan Sanhedrin untuk membawa Paulus kembali ke pengadilan mereka dengan alasan ingin menyelidiki kasusnya lebih lanjut, tetapi sebenarnya mereka merencanakan untuk membunuh Paulus di tengah jalan.
Latar belakang
Pura-pura periksa ulang perkara
Rencananya: Sanhedrin meminta komandan membawa Paulus turun lagi, seolah ingin memeriksa perkaranya lebih teliti. Padahal di tengah jalan, para penyergap sudah siap membunuhnya sebelum ia tiba. Sebuah jebakan dengan kedok prosedur hukum.
Di mana
Yerusalem
Rencana penyergapan di rute menuju sidang
Kapan
~57 M
Rencana eksekusi disusun
Yang berbicara
Para penyergap
Komplotan yang merancang penyergapan jalan
Kepada
Imam kepala & Sanhedrin
Pemimpin yang diminta jadi umpan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀκριβέστερον
akribesteron · more accurately
lebih teliti, lebih cermat
ἕτοιμοί
hetoimoi · ready
siap sedia bertindak
ἀνελεῖν
anelein · kill
menghabisi, membunuh
Frasa 'memeriksa lebih teliti' adalah kedok hukum; di baliknya kata 'siap membunuh' membongkar niat sebenarnya.
Tahukah kamu
Detail yang nyaris sempurna
Rencana ini cerdik karena memakai mekanisme resmi sebagai kedok. Yang tak mereka perhitungkan: seorang remaja yang kebetulan mendengar bocoran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 23:15
Kisah Para Rasul 25:3
seolah-olah engkau akan memutuskan perkaranya
“Mereka minta Paulus dibawa, merencanakan hadangan di jalan.”
Mazmur 10:8
kami siap untuk membunuhnya
“Ia mengintai dari tempat sembunyi, hendak membunuh.”
Amsal 1:11
membunuhnya sebelum ia mendekat
“Mari kita menghadang orang tak bersalah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 23:15
✕ Sering dikira
"Mereka sungguh ingin sidang ulang yang adil."
✓ Yang sebenarnya
Itu cuma kedok; tujuan sebenarnya menyergap di jalan.
✕ Sering dikira
"Sanhedrin tak tahu apa-apa soal plot."
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru diminta jadi bagian aktif dari jebakan.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 23:15
Ada orang yang berkata manis tetapi menyimpan niat buruk. Kita perlu bijaksana dan tidak mudah percaya pada permintaan yang tampak baik tetapi memiliki motif tersembunyi. Berdoalah sebelum mengambil keputusan penting.
Tuhan, bukalah mataku terhadap tipu daya orang-orang yang berniat jahat, dan berikanlah aku kebijaksanaan untuk mengenali rencana mereka. Amin.