Allah membangkitkan Yesus dari maut
Kisah Para Rasul 2:24
Roh Kudus Turun, Gereja Lahir
“Akan tetapi, Allah membangkitkan-Nya, dan melepaskan-Nya dari penderitaan maut karena tidak mungkin bagi-Nya dikuasai oleh kematian.”Kisah Para Rasul 2:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.”Kisah Para Rasul 2:24 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Allah menghidupkan Dia kembali dari antara orang-orang mati. Ia ditelan oleh kematian, tetapi Allah melepaskan-Nya, sebab tidak mungkin Ia dikuasai terus oleh kematian.”Kisah Para Rasul 2:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi sekarang Allah sudah membangkitkan Dia dari kematian dan membebaskan Dia dari cengkeraman kuasa kematian, karena kuasa itu tidak mungkin menahan Dia.”Kisah Para Rasul 2:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Whom God hath raised up, having loosed the pains of death: because it was not possible that he should be holden of it.”Kisah Para Rasul 2:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 2:24?
Ayat ini menegaskan kebangkitan Yesus. Allah membangkitkan Dia, menunjukkan kuasa-Nya atas maut. Ini adalah inti iman Kristen: kematian tidak dapat menguasai Yesus.
Latar belakang
Tapi Allah punya kata terakhir
Setelah pukulan telak 'kamu bunuh Dia', Petrus langsung membalik dengan 'tapi Allah membangkitkan-Nya'. Ini struktur Injil yang paling dasar: mati — bangkit. Petrus menambahkan alasan mengapa kebangkitan tidak bisa dihindari: 'tidak mungkin Ia dikuasai oleh kematian'. Kematian tidak punya klaim sah atas Yesus.
Di mana
Yerusalem
Area publik di kota yang sama tempat Yesus bangkit 50 hari lalu
Kapan
~30 M
Khotbah Petrus — kebangkitan sebagai pembalikan penyaliban
Yang berbicara
Petrus
Nelayan dari Galilea, menyampaikan inti Injil: kebangkitan Yesus
Kepada
Orang Yahudi dan penduduk Yerusalem
Ribuan peziarah yang baru mendengar tentang peran mereka dalam penyaliban
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀνέστησεν
membangkitkan · raised up
Memberdirikan kembali — dari posisi mati/rebah ke posisi hidup/berdiri
ὠδῖνας τοῦ θανάτου
penderitaan maut · pains of death
Kesakitan atau jerat kematian — kematian sebagai sesuatu yang mencengkeram
ἀδύνατον
tidak mungkin · impossible
Secara mutlak tidak bisa terjadi — bukan hanya sulit, tapi mustahil
Kata 'tidak mungkin' (ἀδύνατον) adalah pernyataan paling berani dalam khotbah ini: bukan hanya Allah memilih membangkitkan Yesus, tapi kematian secara fundamental tidak punya hak atas-Nya.
Tahukah kamu
Frasa 'penderitaan maut' bisa dibaca dua cara
Bahasa Yunani di sini (ὠδῖνας τοῦ θανάτου) secara harfiah berarti 'kesakitan-kesakitan kematian' — tapi juga bisa bermakna 'jerat kematian' (mengikuti terjemahan LXX dari bahasa Ibrani). Kedua makna menggambarkan kematian sebagai sesuatu yang mencengkeram — dan Yesus dibebaskan dari cengkeraman itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 2:24
1 Korintus 15:20
Paulus menegaskan kebangkitan sebagai fakta sentral Injil
“Tetapi yang benar ialah bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati...”
Ibrani 2:14-15
Kebangkitan sebagai pembebasan dari kuasa maut
“...untuk memperdayakan dia yang berkuasa atas maut... dan membebaskan mereka yang dikuasai rasa takut maut...”
Roma 6:9
Maut tidak punya klaim atas Kristus yang bangkit
“...Kristus yang telah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 2:24
✕ Sering dikira
'Kebangkitan adalah simbol spiritual, bukan peristiwa fisik'
✓ Yang sebenarnya
Petrus berbicara kepada orang-orang yang baru melihat Yesus disalibkan 50 hari lalu — jika kebangkitan bukan fisik, khotbah ini tidak punya dasar sama sekali
✕ Sering dikira
'Allah membebaskan Yesus karena mati itu menyakitkan'
✓ Yang sebenarnya
Petrus berkata kematian tidak bisa menahan Yesus bukan karena kasihan, tapi karena identitas-Nya sebagai 'Yang Kudus' (ayat 27) tidak cocok dengan kebinasaan
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 2:24
Kebangkitan Yesus memberi kita pengharapan hidup yang kekal. Saat kita takut akan kematian atau menghadapi situasi yang tampak mustahil, ingat bahwa Allah sanggup membangkitkan yang mati. Kita hidup dalam kemenangan Kristus.
Tuhan, terima kasih untuk kebangkitan Yesus yang memberi kami hidup. Kuatkan iman kami untuk percaya pada kuasa-Mu yang mengalahkan maut. Amin.