Daud berkata: Tuhan selalu ada di depanku
Kisah Para Rasul 2:25
Roh Kudus Turun, Gereja Lahir
“Sebab, Daud pernah berkata tentang Yesus, ‘Aku melihat Tuhan selalu ada di depanku, karena Ia berada di sebelah kananku sehingga aku tidak akan digoyahkan.”Kisah Para Rasul 2:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.”Kisah Para Rasul 2:25 · TB
Terjemahan Baru
“Mengenai Yesus ini Daud pernah berkata, 'Aku melihat Tuhan selalu di depanku; Ia mendampingi aku, supaya aku tidak digoncangkan oleh apa pun.”Kisah Para Rasul 2:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lagipula, Raja Daud sudah bernubuat bahwa Yesus mengatakan kepada Allah seperti ini,‘Aku menyadari bahwa TUHAN selalu beserta-Ku. Aku akan dilindungi-Nya dari serangan semua pihak yang memusuhi-Ku, karena Dia berada di sisi-Ku.”Kisah Para Rasul 2:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For David speaketh concerning him, I foresaw the Lord always before my face, for he is on my right hand, that I should not be moved:”Kisah Para Rasul 2:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 2:25?
Daud berkata bahwa ia selalu melihat Tuhan di hadapannya, dan karena Tuhan ada di sisi kanannya, ia tidak akan goyah. Ini menunjukkan keyakinan bahwa Tuhan menyertai dan menopang orang percaya, sehingga mereka tidak perlu takut.
Latar belakang
Daud berbicara tentang siapa?
Petrus mengutip Mazmur 16 yang ditulis Daud tentang keyakinannya bahwa Allah tidak akan meninggalkan dia di dunia orang mati. Tapi argumen Petrus di ayat 29-31 akan menjelaskan bahwa Daud tidak bisa menulis tentang dirinya sendiri, karena ia sudah mati dan dikubur. Jadi kata-kata Daud ini adalah nubuatan tentang seseorang lain — tentang Yesus.
Di mana
Yerusalem
Area publik, Petrus mengutip Mazmur untuk mendukung argumennya tentang kebangkitan
Kapan
~30 M
Khotbah Petrus — bukti Kitab Suci untuk kebangkitan
Yang berbicara
Petrus (mengutip Mazmur Daud)
Nelayan dari Galilea, mengutip Mazmur 16 untuk membuktikan kebangkitan
Kepada
Orang Yahudi dan penduduk Yerusalem
Audiens yang sangat familiar dengan Mazmur Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
προορώμην
melihat · foresaw
Melihat sebelumnya atau selalu memandang ke depan — ketergantungan penuh pada Allah
δεξιῶν μου
sebelah kananku · right hand
Posisi perlindungan dan dukungan — pelindung berdiri di kanan pejuang
σαλευθῶ
digoyahkan · shaken
Terguncang atau terseret pergi — tidak akan terjadi karena Allah ada di sisi kanan
Gambar 'Tuhan di sebelah kananku' adalah gambar militer: pelindung berdiri di sisi kanan untuk menutupi sisi yang tidak terlindungi. Daud (dan Yesus) tidak bisa digoyahkan karena Allah sendiri yang berdiri melindungi.
Tahukah kamu
Petrus dan Paulus keduanya memakai Mazmur 16 yang sama
Petrus di Kisah 2 dan Paulus di Kisah 13:35 keduanya secara independen mengutip Mazmur 16:10 untuk membuktikan kebangkitan Yesus. Ini menunjukkan bahwa interpretasi mesianik dari Mazmur 16 adalah tafsiran yang diakui bersama dalam komunitas Kristen awal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 2:25
Mazmur 16:8-11
Teks asli yang dikutip Petrus
“Aku senantiasa memandang kepada TUHAN... Ia ada di sebelah kananku...”
Mazmur 73:23
Motif yang sama: kehadiran Allah sebagai jaminan keamanan
“Tetapi aku tetap dekat pada-Mu; Engkau memegang tangan kananku”
Yohanes 16:32
Yesus menyatakan hal yang serupa: Bapa tidak meninggalkan-Nya
“...Bapa ada bersama-sama dengan Aku”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 2:25
✕ Sering dikira
'Mazmur 16 adalah hanya ekspresi iman personal Daud tentang dirinya sendiri'
✓ Yang sebenarnya
Petrus berargumen bahwa karena Daud mati dan tidak bangkit, kata-kata ini harus menunjuk pada seseorang lain yang akan bangkit — yaitu Yesus
✕ Sering dikira
'Tuhan di sebelah kanan' artinya Allah ada di mana-mana secara umum'
✓ Yang sebenarnya
Gambaran ini sangat spesifik: seperti prajurit yang selalu menempatkan pelindung di sisi kanannya yang rentan
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 2:25
Saat menghadapi ketidakpastian, ingatlah bahwa Tuhan selalu menyertai. Dengan menyadari kehadiran-Nya, kita dapat tetap teguh dan tidak mudah goyah dalam iman.
Tuhan, tolong aku untuk selalu menyadari kehadiran-Mu di setiap langkahku, agar aku tidak goyah dalam menghadapi tantangan hidup. Amin.