Bukan mabuk — ini baru jam sembilan pagi
Kisah Para Rasul 2:15
Roh Kudus Turun, Gereja Lahir
“Sebab, orang-orang ini tidak mabuk, seperti yang kamu kira karena hari baru jam ketiga,”Kisah Para Rasul 2:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan,”Kisah Para Rasul 2:15 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang ini tidak mabuk, seperti yang kalian sangka; sebab sekarang baru pukul sembilan pagi.”Kisah Para Rasul 2:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kami tidak mabuk seperti yang kalian sangka, apalagi sekarang baru jam sembilan pagi.”Kisah Para Rasul 2:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For these are not drunken, as ye suppose, seeing it is but the third hour of the day.”Kisah Para Rasul 2:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 2:15?
Petrus menjelaskan bahwa para pengikut Yesus tidak mabuk, karena saat itu masih pukul sembilan pagi (jam ketiga). Ini adalah waktu untuk berdoa, bukan berpesta minum anggur. Petrus menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi adalah sesuatu yang luar biasa, bukan akibat alkohol.
Latar belakang
Argumen pertama Petrus: logika sederhana
Petrus tidak marah dengan tuduhan mabuk — ia justru membantahnya dengan argumen yang langsung dan tidak bisa dibantah: ini baru jam sembilan pagi. Jam tiga adalah waktu doa siang di Bait Allah; jam kesembilan (Ibrani: 'jam ketiga') adalah awal aktivitas pagi. Tidak ada budaya Yahudi yang mabuk-mabukan di pagi buta apalagi di hari raya besar.
Di mana
Yerusalem
Area publik, pagi hari pada hari Pentakosta
Kapan
~30 M
Pembukaan khotbah Petrus — membantah tuduhan
Yang berbicara
Petrus
Nelayan dari Galilea, pemimpin para rasul yang baru dipenuhi Roh Kudus
Kepada
Orang Yahudi dan penduduk Yerusalem
Ribuan orang termasuk yang tadi menuduh para murid mabuk
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μεθύουσιν
mabuk · drunk
Terpengaruh alkohol sampai kehilangan kontrol
ὑπολαμβάνετε
kamu kira · think
Asumsi yang dibuat tanpa dasar yang kuat
τρίτη ὥρα
jam ketiga · third hour
Tiga jam setelah matahari terbit — sekitar pukul 9 pagi
Petrus memakai logika duniawi dulu sebelum masuk ke penjelasan rohani. Ia bertemu audiens di mana mereka berada — pendekatan yang efektif dan menghormati.
Tahukah kamu
Festival Pentakosta justru adalah hari puasa bagi banyak orang
Beberapa tradisi Yahudi bahkan mempraktikkan puasa pada pagi Shavuot/Pentakosta sebelum perayaan dimulai siang hari. Jadi tuduhan bahwa mereka mabuk pagi hari di hari raya adalah tuduhan yang sangat tidak masuk akal secara konteks budaya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 2:15
1 Tesalonika 5:7
Bahkan budaya umum mengakui mabuk identik dengan malam hari, bukan pagi
“Orang yang mabuk, mereka mabuk pada waktu malam”
Pengkhotbah 10:17
Makan dan minum pada waktu yang patut adalah tanda kebijaksanaan
“Berbahagialah negeri yang rajanya adalah anak orang merdeka dan para pemukanya makan pada waktu yang patut...”
Kisah Para Rasul 3:1
Jam sembilan pagi juga adalah waktu Petrus masih berdoa, bukan waktu pesta
“Petrus dan Yohanes pergi ke Bait Allah pada waktu jam doa, yaitu jam kesembilan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 2:15
✕ Sering dikira
'Petrus bilang tidak mungkin orang Kristen mabuk'
✓ Yang sebenarnya
Ia tidak sedang membuat pernyataan teologis tentang alkohol — ia membantah tuduhan spesifik bahwa mereka mabuk di pagi hari ini
✕ Sering dikira
'Argumen Petrus sangat lemah dan tidak meyakinkan'
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — argumen waktu ini tak terbantahkan. Tidak ada yang bisa mabuk berat saat fajar di hari festival keagamaan
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 2:15
Sebelum kita menilai sesuatu, baik peristiwa maupun orang lain, penting untuk memeriksa fakta terlebih dahulu. Jangan mudah membuat kesimpulan tanpa dasar yang jelas.
Tuhan, ajari aku untuk selalu mencari tahu kebenaran sebelum menilai, dan berikan aku hikmat untuk tidak mudah terpengaruh oleh asumsi yang salah. Amin.