Pesta pemimpin yang tepat waktu

Pengkhotbah 10:17

Kebijaksanaan dalam Pemerintahan

PerikopAkibat dari Kebodohan · Pengkhotbah 10:1-20 →
“Diberkatilah kamu, hai negeri, jika rajamu adalah putra bangsawan, dan para pemimpinmu berpesta pada waktunya, untuk kekuatan, bukan untuk kemabukan.”

Pengkhotbah 10:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 10:17?

Berbahagialah negeri yang rajanya dari kalangan bangsawan dan para pemimpinnya berpesta pada waktunya, untuk kekuatan, bukan kemabukan. Ini menggambarkan kepemimpinan yang terhormat dan bijaksana.

Latar belakang

Negeri bahagia karena pemimpin dewasa

Pengkhotbah membandingkan dengan ayat 16: negeri diberkati jika rajanya mulia dan pemimpinnya makan pada waktu yang tepat, bukan untuk mabuk. Ini gambaran kepemimpinan yang bijaksana dan bertanggung jawab.

Di mana

Yerusalem

Di istana, mengamati pesta yang sehat

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah

Bijak, jeli, sedikit sinis

P

Kepada

Pembaca umum

Orang yang mencari makna

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַשְׁרֵי

'ashrei · diberkatilah

berbahagia atau beruntung

חוֹרִים

chorim · bangsawan

orang bebas atau bangsawan

גְּבוּרָה

gevurah · kekuatan

kekuatan, kuasa, atau keberanian

Kata 'ashrei' menunjukkan kebahagiaan sejati, 'chorim' menunjukkan kebebasan dan kedudukan, dan 'gevurah' menunjukkan tujuan yang benar—pesta untuk kekuatan, bukan mabuk.

Tahukah kamu

Putra bangsawan = orang merdeka

Frasa 'putra bangsawan' bisa merujuk pada orang yang lahir bebas, bukan budak, atau orang yang berpendidikan dan berintegritas.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 10:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 10:17

✕  Sering dikira

Ayat ini mengizinkan minum anggur secara bebas.

✓  Yang sebenarnya

Konteknya pesta untuk kekuatan, bukan kemabukan; firman lain mengecam pesta pora.

✕  Sering dikira

Hanya orang kaya yang bisa menjadi pemimpin baik.

✓  Yang sebenarnya

Fokusnya adalah karakter dan kedewasaan, bukan status sosial.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 10:17

Pemimpin yang baik menggunakan sumber daya untuk membangun, bukan untuk memuaskan diri. Kita bisa menjadi teladan dengan menggunakan waktu dan kesempatan untuk hal-hal yang positif dan membangun.

Ya Tuhan, bimbinglah aku agar hidup teratur dan bermartabat, serta menggunakan berkat-Mu untuk kebaikan. Amin.