Massa menyerbu ke teater

Kisah Para Rasul 19:29

Kota kacau, dua rekan diseret

Lalu, kota itu dipenuhi dengan kekacauan dan mereka bergegas bersama-sama ke gedung kesenian sambil menyeret Gayus dan Aristarkhus, orang Makedonia yang adalah teman seperjalanan Paulus.

Kisah Para Rasul 19:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 19:29?

Kota Efesus dikuasai kekacauan. Orang banyak menyeret Gayus dan Aristarkhus, teman seperjalanan Paulus, ke gedung kesenian. Paulus ingin maju ke tengah kerumunan itu, tetapi para murid mencegahnya.

Latar belakang

Korban yang salah sasaran

Seluruh kota dipenuhi kekacauan dan massa berbondong ke teater. Mereka menyeret Gayus dan Aristarkhus, dua rekan seperjalanan Paulus dari Makedonia. Paulus sendiri belum tertangkap, tapi rekannya jadi sasaran.

Di mana

Teater Efesus

Gedung pertunjukan raksasa kota

Kapan

~55 M

Akhir masa di Efesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Teriakan Artemis
Paulus dicegah masuk
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas

Penulis yang menggambarkan kekacauan massa

P

Kepada

Pembaca Kisah

Yang melihat amukan kota Efesus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

συγχύσεως

syncheseōs · confusion

kekacauan, kebingungan massal

ὥρμησαν

hōrmēsan · rushed

menyerbu serentak

θέατρον

theatron · theater

teater, gedung pertunjukan besar

'Kekacauan' membuat massa 'menyerbu' ke 'teater' sambil menyeret rekan Paulus.

Tahukah kamu

Teater muat 25.000 orang

Teater Efesus sanggup menampung sekitar 25.000 penonton; reruntuhannya masih berdiri sampai hari ini dan jadi salah satu yang terbesar di dunia kuno.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 19:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 19:29

✕  Sering dikira

"Teater itu sekadar panggung kecil."

✓  Yang sebenarnya

Teater Efesus raksasa, muat puluhan ribu orang.

✕  Sering dikira

"Gayus dan Aristarkhus tokoh sentral konflik."

✓  Yang sebenarnya

Mereka rekan Paulus yang jadi sasaran karena Paulus tak ada di situ.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 19:29

Dalam situasi berbahaya, melindungi diri sendiri mungkin lebih bijak daripada bertindak nekat. Dengarkan nasihat orang-orang yang peduli pada kita; mereka mungkin menyelamatkan kita dari bahaya yang tidak kita sadari.

Tuhan, berikan aku kerendahan hati untuk menerima nasihat orang lain dan kebijaksanaan untuk tahu kapan harus bertindak dan kapan harus menunggu. Amin.