Paulus berdiri dan memberi isyarat
Kisah Para Rasul 13:16
Khotbah Paulus di Sinagoge Antiokhia
“Maka, Paulus berdiri dan memberi isyarat dengan tangannya dan berkata, “Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkan!”Kisah Para Rasul 13:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka bangkitlah Paulus. Ia memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata: "Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah!”Kisah Para Rasul 13:16 · TB
Terjemahan Baru
“Paulus pun berdiri, lalu memberi isyarat dengan tangannya, kemudian berkata, "Saudara-saudaraku bangsa Israel dan semua saudara-saudara yang lainnya di sini yang taat kepada Allah! Coba dengarkan saya:”Kisah Para Rasul 13:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Paulus berdiri dan memberi tanda dengan tangannya bahwa dia mau bicara, katanya, “Salam, Saudaraku semuanya sesama penyembah Allah, baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi. Dengarkanlah saya!”Kisah Para Rasul 13:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Paul stood up, and beckoning with his hand said, Men of Israel, and ye that fear God, give audience.”Kisah Para Rasul 13:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 13:16?
Paulus berdiri dan memberi isyarat, lalu berkata, "Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkan!" Ia berbicara kepada orang Yahudi dan non-Yahudi yang hadir, menunjukkan bahwa Injil terbuka untuk semua orang.
Latar belakang
Satu isyarat tangan, dua kelompok pendengar
Paulus berdiri — posisi berdiri lazim untuk pembicara di sinagoge — dan memberi isyarat dengan tangan sebelum berbicara. Lalu dia menyapa dua kelompok: 'orang-orang Israel' (Yahudi) dan 'kamu yang takut akan Allah' (non-Yahudi yang sudah simpatisan monoteisme tapi belum resmi masuk Yahudi). Pendekatan dua arah ini langsung menandai inklusivitas pesan Paulus.
Di mana
Antiokhia Pisidia
Dalam sinagoge di hadapan jemaat Sabat
Kapan
~46-47 M
Awal khotbah besar Paulus
Yang berbicara
Paulus
Rasul dan mantan Farisi yang sekarang memberitakan Mesias
Kepada
Orang Israel dan orang takut akan Allah di sinagoge
Campuran Yahudi dan simpatisan non-Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Ἄνδρες Ἰσραηλῖται
Andres Israēlitai · men of Israel
Hai orang-orang Israel — sapaan formal dan hormat kepada komunitas Yahudi yang hadir
φοβούμενοι τὸν θεόν
phoboumenoi ton theon · God-fearers
Yang takut akan Allah — istilah teknis untuk simpatisan non-Yahudi yang mengikuti ibadah sinagoge
ἀκούσατε
akousate · listen
Dengarkanlah! — perintah tunggal yang dialamatkan ke seluruh ruangan; bukan permintaan tapi undangan yang kuat
Paulus memulai dengan dua sapaan: Andres Israēlitai (orang Israel) dan phoboumenoi ton theon (yang takut akan Allah). Pesan yang sama, dua pintu masuk yang berbeda — Yahudi dan non-Yahudi sama-sama diundang dengan akousate (dengarlah!).
Tahukah kamu
'Orang yang takut akan Allah' adalah kelompok unik di sinagoge
Para 'God-fearers' (phobomenoi ton theon) adalah kelas tersendiri di mana-mana: non-Yahudi yang tertarik dengan monoteisme dan etika Yahudi, hadir di sinagoge, tapi belum bersunat dan menjadi Yahudi penuh. Kelompok ini menjadi sangat responsif terhadap Injil — mereka sudah percaya satu Allah, tapi tidak terikat semua hambatan sosial Yahudi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 13:16
Kisah Para Rasul 10:2
Kornelius adalah contoh lain dari 'yang takut akan Allah' — non-Yahudi yang percaya Allah
“Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi.”
Kisah Para Rasul 2:14
Gaya retorika Paulus di sini mirip dengan khotbah Petrus di Pentakosta
“Petrus berdiri bersama kesebelas rasul, mengangkat suaranya dan berkata kepada mereka.”
Roma 3:29
Inklusivitas sapaan Paulus mencerminkan teologi Roma-nya: Allah untuk semua
“Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar, Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 13:16
✕ Sering dikira
"Paulus hanya berkotbah untuk orang Yahudi"
✓ Yang sebenarnya
Sejak kalimat pembuka khotbahnya, Paulus sudah menyapa dua kelompok: Yahudi dan non-Yahudi yang hadir.
✕ Sering dikira
"'Yang takut akan Allah' sudah benar-benar orang Kristen"
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah simpatisan monoteisme Yahudi — sudah percaya satu Allah tapi belum mengenal Yesus sebagai Mesias.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 13:16
Paulus menghormati hadirin dengan sikap yang baik dan bahasa yang inklusif. Kita juga bisa belajar untuk berbicara dengan hormat dan menjangkau semua orang, tanpa memandang latar belakang mereka.
Bapa, beri aku kemampuan untuk berbicara dengan bijak dan sopan, sehingga pesan-Mu dapat diterima semua orang. Amin.