'Kami saksi — Ia digantung di kayu'

Kisah Para Rasul 10:39

Saat saksi mata bicara soal salib

Kami adalah saksi-saksi dari semua hal yang telah Yesus lakukan, baik di daerah orang Yahudi maupun di Yerusalem. Mereka telah membunuh Yesus dengan menggantung-Nya di atas kayu salib.

Kisah Para Rasul 10:39 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 10:39?

Petrus dan para rasul adalah saksi mata dari segala yang Yesus lakukan di Yudea dan Yerusalem, termasuk kematian-Nya di kayu salib.

Latar belakang

Bersaksi dari pengalaman

Petrus menegaskan: kami saksi semua yang Yesus lakukan, di tanah Yahudi maupun Yerusalem. Mereka membunuh Dia dengan menggantung-Nya di kayu salib. Petrus tidak menyembunyikan akhir yang tragis — ia bicara sebagai saksi mata, bukan pendongeng.

Di mana

Kaisarea

Dalam rumah Kornelius

Kapan

~37 M

Petrus berkhotbah ke non-Yahudi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesus diurapi Roh
Allah membangkitkan-Nya
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Petrus

Rasul, saksi mata kematian Yesus

K

Kepada

Kornelius & rumahnya

Non-Yahudi yang siap mendengar Injil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

μάρτυρες

martyres · witnesses

saksi (akar kata 'martir')

κρεμάσαντες

kremasantes · hanging

menggantung

ξύλου

xylou · tree/wood

kayu, pohon (salib)

Sebagai 'saksi' mata, Petrus bicara jujur soal salib — kematian nyata, bukan dongeng.

Tahukah kamu

'Digantung di kayu'

Ungkapan 'digantung pada kayu' menggemakan Ulangan 21:23 soal orang terkutuk. Petrus menyentuh paradoks: yang dikutuk di kayu justru Sang Mesias.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 10:39

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 10:39

✕  Sering dikira

"Petrus cuma menceritakan apa kata orang."

✓  Yang sebenarnya

Ia bersaksi sebagai saksi mata langsung dari pelayanan Yesus.

✕  Sering dikira

"Salib itu tanda kegagalan Yesus."

✓  Yang sebenarnya

Justru lewat kematian itu Yesus menanggung kutuk, lalu bangkit.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 10:39

Menjadi saksi Yesus bukan hanya tentang apa yang kita katakan, tetapi juga tentang hidup yang bersaksi melalui perbuatan kita. Kita dapat menjadi saksi yang dapat dipercaya dengan hidup yang nyata mencerminkan kasih Kristus.

Tuhan, jadikanlah aku saksi-Mu yang setia, baik dalam perkataan maupun perbuatan, agar orang lain melihat Engkau melalui hidupku. Amin.