Kebun anggurku sendiri

Kidung Agung 8:12

Cinta yang Kuat seperti Maut

PerikopPengantin Laki-laki Berbicara · Kidung Agung 8:11-12 →
“Kebun anggurku, milikku sendiri, ada di hadapanku. Seribu keping itu adalah untukmu, hai Salomo, dan dua ratus keping untuk para penjaga buahnya.”

Kidung Agung 8:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 8:12?

Sang mempelai wanita menegaskan bahwa kebun anggurnya, yaitu dirinya sendiri, adalah miliknya sendiri dan ia mempersembahkannya kepada Salomo. Ini menunjukkan kesetiaan dan pemberian diri secara sukarela dalam cinta.

Latar belakang

Kebun anggur yang diberikan

Sang kekasih menegaskan bahwa kebun anggurnya adalah miliknya sendiri. Ia menawarkannya kepada Salomo, tetapi juga memberikan bagian kepada para penjaga. Ini menunjukkan bahwa cinta yang ia berikan adalah sukarela dan murah hati, bukan hasil paksaan.

Di mana

Yerusalem

Di dalam percakapan puitis, ~950 SM

Kapan

~950 SM

Masa pemerintahan Salomo

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Membandingkan kebun anggur
Undangan terakhir untuk berkencan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Sang Kekasih

Wanita muda, mempelai dalam puisi cinta ini, ~25 tahun

S

Kepada

Salomo

Raja yang menjadi kekasihnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֶׁלִּי

sheli · milikku

Milikku sendiri, menekankan kepemilikan dan keunikan

לְפָנַי

lefanai · di hadapanku

Di depanku, dalam jangkauanku, siap digunakan

לְךָ

lecha · untukmu

Untukmu, diberikan secara pribadi

Kata-kata ini menekankan kepemilikan dan pemberian yang pribadi. Cinta yang matang adalah milik yang tidak dipaksa, tetapi diberikan secara sukarela—ini adalah hadiah, bukan kewajiban.

Tahukah kamu

Pembagian hasil kebun anggur

Dalam budaya Timur Tengah kuno, pemilik kebun anggur sering berbagi hasil dengan para penjaga sebagai upah. Di sini, penjaga mungkin melambangkan pihak lain yang juga dihargai dalam hubungan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 8:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 8:12

✕  Sering dikira

Ayat ini berbicara tentang keuangan atau bisnis.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bahasa puitis tentang cinta, bukan transaksi ekonomi.

✕  Sering dikira

Sang kekasih menolak memberikan segalanya kepada Salomo.

✓  Yang sebenarnya

Ia memberikan kebun anggurnya, tetapi dengan syarat tertentu; cinta sejati bukanlah perbudakan.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 8:12

Dalam hubungan, penting untuk saling memberikan diri dengan sukarela dan setia, bukan karena paksaan. Persembahkanlah hidup kita kepada Tuhan dan pasangan dengan tulus.

Tuhan, ajarilah aku untuk memberi diri dengan tulus dan setia kepada-Mu dan kepada orang-orang yang kukasihi. Amin.