Kekaguman pada sang sulam

Kidung Agung 6:10

Pujian bagi kekasih yang mulia

Siapakah ini, yang memandang ke bawah bagaikan fajar, cantik bagaikan bulan, bercahaya bagaikan matahari, dan menakjubkan seperti bala tentara dengan panji-panjinya?

Kidung Agung 6:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 6:10?

Ayat ini bertanya retoris tentang perempuan yang memandang seperti fajar, cantik seperti bulan, bersinar seperti matahari, dan menakjubkan seperti bala tentara. Ini adalah pujian yang melambangkan keindahan, kemuliaan, dan kekuatan sang kekasih.

Latar belakang

Sang mempelai wanita dipuji bagai fajar

Para perempuan Yerusalem atau mempelai pria mengagumi kecantikan wanita Sulam. Ia disamakan dengan fajar, bulan, dan matahari, serta bala tentara dengan panji-panjinya, menunjukkan keagungan dan keindahannya yang memukau.

Di mana

Yerusalem

Dalam istana atau pasar kota

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pernikahan Salomo
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengarang (atau paduan suara)

Penyusun Kidung Agung, bijak dan puitis

P

Kepada

Pembaca/para perempuan Yerusalem

Saksi atas keindahan sang mempelai

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שַׁחַר

shachar · fajar

Cahaya pertama di pagi hari, simbol harapan dan keindahan baru

לְבָנָה

levanah · bulan

Bulan purnama yang bersinar terang di malam hari

חַמָּה

chammah · matahari

Matahari yang terik, melambangkan kemuliaan dan kehangatan

Ketiga benda langit ini menunjukkan bahwa kecantikan sang wanita tidak hanya indah, tetapi juga bercahaya, memberi hidup, dan memiliki kuasa yang memukau hati.

Tahukah kamu

Bala tentara dengan panji-panji

Frasa 'menakjubkan seperti bala tentara dengan panji-panjinya' bisa merujuk pada kecantikan yang begitu agung hingga menggetarkan hati, seperti pasukan yang berbaris dengan gagah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 6:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 6:10

✕  Sering dikira

Anggap ini hanya puisi biasa tanpa makna

✓  Yang sebenarnya

Mengandung pujian mendalam terhadap keindahan dan martabat manusia

✕  Sering dikira

Bahwa dia benar-benar terlihat seperti benda langit

✓  Yang sebenarnya

Ini hiperbola puitis untuk menggambarkan pesonanya yang luar biasa

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 6:10

Keindahan yang sejati tidak hanya fisik, tetapi juga terpancar dari dalam diri, seperti fajar yang membawa harapan. Kita bisa memancarkan kebaikan dan kasih dalam keseharian kita, sehingga orang lain melihat kemuliaan Tuhan melalui kita.

Bapa, biarlah hidupku memancarkan cahaya kasih-Mu, seperti fajar yang indah dan bulan yang bercahaya, sehingga orang lain melihat Engkau melalui aku. Amin.