Kedatangan dari padang belantara

Kidung Agung 8:5

Cinta yang Kuat seperti Maut

Siapakah ini, yang datang dari padang belantara, yang bersandar pada kekasihnya? Di bawah pohon apel, aku membangunkanmu. Di sana, ibumu kesakitan; di sana, dia kesakitan dan melahirkanmu.

Kidung Agung 8:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 8:5?

Ayat ini memperlihatkan mempelai perempuan datang dari padang belantara, bersandar pada kekasihnya. Ada rujukan ke pohon apel tempat ia dilahirkan, mungkin melambangkan asal-usul dan kasih ibu. Ini menekankan perjalanan dan pematangan cinta.

Latar belakang

Perjumpaan yang sudah dinantikan

Penyair menggambarkan kekasih yang datang dari padang belantara, bersandar pada pasangannya. Ini menandakan kedatangan yang penuh harapan, mengingatkan masa lalu di tempat kelahiran.

Di mana

Padang belantara (gurun)

Di bawah pohon apel, suasana teduh

Kapan

sekitar 950 SM

Puisi cinta

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Cinta dimeteraikan
Perjalanan pulang
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penyair (narator)

Pengamat, mungkin Salomo atau penyair istana

P

Kepada

Pembaca/pendengar

Orang yang menikmati syair ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִדְבָּר

midbar · padang belantara

Padang gurun, tempat sunyi

רָפַק

rafaq · bersandar

Bersandar, bergantung

דּוֹד

dod · kekasihnya

Kekasih, yang tercinta

Midbar (gurun) melambangkan ujian, tetapi di sana sang kekasih 'rafaq' (bersandar) pada 'dod' (kekasih), menunjukkan hubungan yang saling menopang. Keintiman di tengah kesulitan.

Tahukah kamu

Pohon apel sering menjadi simbol

Di Timur Tengah kuno, pohon apel melambangkan cinta dan kesuburan, tempat pertemuan yang romantis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 8:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 8:5

✕  Sering dikira

Padang belantara menunjukkan tempat yang negatif atau kutukan.

✓  Yang sebenarnya

Justru di sini menjadi tempat perjumpaan cinta yang romantis.

✕  Sering dikira

Pohon apel adalah tempat mereka bertemu untuk pertama kali.

✓  Yang sebenarnya

Pohon apel merujuk pada kenangan kelahiran atau masa kecil, bukan pertemuan pertama.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 8:5

Cinta sejati sering lahir dari proses yang tidak mudah, termasuk melewati 'padang belantara' kehidupan. Biarlah kita tetap bersandar pada Tuhan dan orang yang kita kasihi saat menghadapi tantangan.

Tuhan, jadikan kami pribadi yang setia menemani orang yang kami kasihi melewati masa-masa sulit. Amin.